Timika, fajarpapua.com - Seorang pria bernama Bambang Mulyono, warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur saat ini tengah meminta bantuan warganet untuk mencari keberadaan sang ibu yang diduga berada di Timika.
Hal ini dilakukan pria ini karena sudah lebih dari 20 tahun sejak berangkat merantau ke Timika, sang ibu tidak ada kabar beritanya dan hilang kontak Dengan keluarganya.
Pencarian terhadap sang ibu ini diunggah Bambang Mulyono disalah satu forum jual beli di platform media sosial Facebook pada Kamis (30/12) kemarin.
" Maaf admin mintak tolong di lolosin.
Saya lagi nyarik orang tua saya. Kalau saudara" yang ada di timika jika ketemu bisa hubungi numb WA 083848894***," tulis Bambang Mulyono dalam unggahannya.
Dalam unggahanya, Bambang juga menyertakan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) lama yang diakui sebagai milik ibunya yang nampak sudah kabur karena termakan usia.
Dari fotokopi KTP terbitsn Tahun 1996 itu, ibu dari Bambang Mulyono berasal dari Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang bernama Kasiati, kelahiran Malang pada 8 Mei 1955 atau jika masih hidup saat ini berusia sekitar 66 tahun.
Ibu Kasiati dari pengakuan Bambang Mulyono saat menjawab pertanyaan warganet di kolom komentar, bekerja sebagai tukang jahit.
"Kalau dari pasar lama mau arah ke tembaga pura. Itu ada pertiga.an di situ dulu buka usaha penjait," tulis Bambang saat menjawab pertanyaan akun Luthfiyah Zahid.
"Kalau ndak slah dulu rumannya dari papan mas. Bukan dari batu bata. Itu kanan jalan kalau dari pertiga. deket sama pertiga.an kok," ujar Bambang Mulyono menjelaskan.
Bambang Mulyono juga mengungkapkan ibunya membuka usaha sudah lama, bahkan dirinya mengaku sempat diajak tinggal di Timika oleh sang ibu pada Tahun 1999 lalu.
"Lek niku sampon suwe koyok e mas. Kulo ten mriku tasek alit mas. Inysallah kulo ten mriku niku thun 99 lek mboten salah (Kalau itu sudah lama mas, saya disitu waktu masih kecil sekitar Tahun 1999 kalau tidak salah)," ujarnya.
Bambang Mulyono juga mengungkapkan, ibunya menikah dengan pria asal Suku Bugis, Sulawesi Selatan bernama Laiwung.
Dan pada Tahun 1999, kedua orang tuanya itu membawa dirinya pulang ke Jawa dan menitipkan dirinya kepada sang nenek.
Sementara kedua orangtuanya kembali merantau ke Timika dan sejak saat itu hingga kini tidak pernah ada kabar berita dari mereka.
"Nama ibuk saya kasiati. Dan suaminya namanya laiwung, orang luar malang mas. Orang mbugis ibuk orang jawa. Saya dulu di pulangkan ke jawa masih kecil mas. Sekrang saya tinggal cuma sama nenek. Ndek jawa. Sedang ortu balik ke timika," tulisnya.
Unggahan tersebut telah menarik perhatian warganet Timika bahkan telah dibagikan ke lebih dari 24 group Facebook.
Bahkan Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB) Mimika akan membantu Bambang Mulyono untuk melacak keberadaan orang tuanya di Timika.
Koordinator Bidang Sosial KKJB Mimika, As'adi berjanji akan melakukan kroscek terhadap informasi yang ada di WhatsApp KKJB Guyub Rukun terkait sejumlah orang yang memiliki ciri-ciri yang sama dengan Ibu Kasiati dan suaminya.
Dari informasi yang ada di grup tersebut, diketahui ada beberapa penjahit di Timika yang memiliki kesamaan dengan yang disampaikan oleh Bambang Mulyono. (mas)

