Mimika Barat Jauh “Darurat” Kusta, Pemerintah Daerah Sudah Harus Pikirkan Keberadaan RS Kusta di Timika

by -
Yohanes Felix Helyanan
Yohanes Felix Helyanan

Timika, fajarpapua.com- Dewan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika untuk mulai memikirkan pembangun rumah sakit kusta kedepannya.

Hak ini dinilai penting mengingat 88 wilayah Distrik Mimika Barat Jauh di Potowayburu saat ini penderita kista sudah cukup banyak sehingga perlu penanganan yang serius.

“Ada sejumlah kampung di Potowayburuvyang warganya sudah tertular kusta dan butuh penanganan serius dari pemerintah sehingga tidak menyebar,” ujar Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanes Felix Helyanan, SE kepada fajarpapua.com saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (61).

Lelaki yang biasa dipanggil John Thie ini menuturkan warga dari beberapa kampung seperti Tapormai, Aindua dan lainnya sudah tertular kusta dan ditakutkan akan menjangkiti wilayah disekitarnya.

“Jika penyakit ini tidak diobati secara baik akan berdampak buruk bagi warga di Distrik Mimika Barat Jauh, Mimika Barat Tengah dan Distrik Amar bahkan dalam waktu beberapa tahun kedepan akan menjalar hingga ke Kota Timika,” jelasnya.

Sebaiknya kata John Thie l, Pemda Kabupaten Mimika menugaskan dan memerintahkan Kadis Kesehatan Mimika untuk membuat studi serta perencanaan untuk pembangunan RS Kusta.

“Pembangunan bukan hanya gedung saja tapi juga peralatan, obat-obatan, perawat, dokter serta petugas medis lainnya yang khusus kusta. Setelah ada rumah sakit ini warga yang terpapar dirawat di RS ini sampai benar-benar sembuh,” jelanya.

Selain pembangunan RS Kusta lanjutnya, sosialisasi dan edukasi harus terus dilakukan kepada masyarakat terkait pola hidup sehat, konsumsi makanan sehat dan lingkungan pemukiman sehat.

“Dinas kesehatan harus menyikapi ini dengan serius, adakan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh di kampung-kampung serta pembagian obat-obatan untuk pencegahan penyakit kista,” jelasnya

Bahkan jika memungkinkan lanjutnya, dengan kondisi yang darurat akibat merebaknya penyakit kista, petugas kesehatan bisa melakukan isolasi wilayah agar warga yang terpapar atau yang kontak erat dengan penderita dilarang keluar dari Mimika Barat Jauh atau Barat Tengah ke wilayah Amar, Mimika Barat, Atuka termasuk ke Timika.

“Saya masih ingat dulu ada RS Kusta di Kaimana dan begitu ramai. Mestinya sekarang jika ada kasus seperti ini Pemkab Mimika harus buka mata untuk bangun fasilitas yang sama terutama di Potowayburu,” ujarnya. (mar)

A valid URL was not provided.