Honorer Tenaga Medis Menumpuk di Kota Timika, Dinkes Terpaksa Ambil Langkah Tegas, Simak Baik-baik !!!

by -
Marcel Mameyao
Marcel Mameyao

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan akan mendistribusikan tenaga medis yang menumpuk di puskesmas dalam kota Timika.

Dari jumlah 894 tenaga medis dan non medis, termasuk yang berada di daerah pesisir dan pedalaman, sebanyak 100 orang diantaranya sudah dikurangi.

“Nanti tinggal tunggu hasilnya, karena sudah validasi, mereka akan didistribusikan ke pedalaman dan pesisir,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan, Marcel Mameyao saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (14/1/22).

Dikatakan, tindakan demikian diambil agar tidak terjadi penumpukan di kota, serta para honorer dapat bekerja sesuai tupoksi masing-masing.

“Kalau tidak mau didistribusikan, maka akan langsung kami berhentikan, tanpa ada toleransi,” katanya.

BACA JUGA:  BKD Papua Targetkan Pengurusan Tenaga Honorer Selesai Juni 2022

Kebanyakan para tenaga kesehatan tersebut berat untuk tinggal di pedalaman Mimika karena harus jauh dari keluarga.

“Ada yang sudah di sana, tapi suaminya kerja di kota lalu dia ikut suaminya, seharusnya itu bukan alasan, disana juga ada rumah untuk tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Untuk itu pihak Dinkes mempertegas permasalahan yang sedang terjadi, apalagi dari 3.066 tenaga honor terbanyak didominasi tenaga kesehatan baik medis maupun non medis. Meski begitu diakui Marcel jumlah tersebut masih sangat kurang. (feb)

A valid URL was not provided.