Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Yayasan asal Kamoro Raih Apresiasi Anugerah Kebudayaan, Kemendikbud Sampaikan Terima Kasih Kepada PTFI

Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe yang meraih apresiasi anugerah kebudayaan Indonesia tahun 2021 di Rimba Papua Hotel, Timika, Papua
Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe yang meraih apresiasi anugerah kebudayaan Indonesia tahun 2021 di Rimba Papua Hotel, Timika, PapuaFoto / MIMIKA
Redaksi3 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe berhasil meraih Apresiasi Anugerah Kebudayaan Indonesia 2021 untuk kategori Pelestari. Penyerahan anugerah dilakukan di Rimba Papua Hotel, Senin (24/1).

Perwakilan Kemendikbud Direktorat PTLK, Siswanto mengatakan pada tahun 2021 Kemendikbud menyerahkan 22 anugerah. Namun untuk Kabupaten Mimika baru tersampaikan pada tahun 2022 karena banyaknya penyampaian anugerah yang harus diberikan di setiap daerah di Indonesia.

"Mohon maaf untuk kabupaten Mimika baru tahun ini tersampaikan, karena banyaknya anugerah dan harus keliling Indonesia," ujar Siswanto.

Dikatakan, Kabupaten Mimika bersyukur karena adanya Yayasan Maromowe Weaiku Kamoroe yang hari ini menerima penyerahan Anugerah Kebudayaan Indonesia.

"Kami pemerintah pusat mengapresiasi usaha dari teman-teman yayasan atas kerja kerasnyanya dan juga tak lupa dukungan PT. Freeport Indonesia dan pemerintah daerah Mimika. Turut bangga karena Freeport selain pekerjaan yang bergelut di pertambangan, namun tetap memberikan dukungan, perhatian terhadap masyarakat. Kami pemerintah pusat konsisten memperhatikan bagaimana keberlangsungan adat istiadat di wilayah ini, kita apresiasi mudah-mudahan masyarakat semakin bersemangat," katanya.

Kehadiran Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe sebagai mitra Pemerintah Daerah di tengah seniman Kamoro telah memberi kontribusi nyata bagi upaya pelestarian budaya Kamoro di Kabupaten Mimika.

Bupati Mimika yang diwakili Asisten 1, Yulianus Sasarari memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikbud dan Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe atas kontribusi dan prestasi yang diperoleh dalam rangka melestarikan budaya seni yang ada di Mimika.

"Melalui acara ini pemerintah pusat telah memberikan peluang bagi setiap individu, kelompok, atau lembaga untuk berkompetisi di tingkat daerah, sebagai upaya pengembangan kebudayaan yang ada di Indonesia untuk meningkatkan mutu dan kreativitas seni yang dimiliki daerah tersebut," kata Yulianus.

Menjaga dan melestarikan budaya lokal merupakan tanggung jawab bersama, karena kebudayaan adalah investasi untuk membangun masa depan bangsa dan masyarakat.

Atas penganugerahan ini, Perwakilan Penerima AKI Yayasan Maramowe Weaiku, Luluk Intarti menyampaikan terimakasih kepada Kemendikbud RI atas anugerah yang diberikan.

“Ini merupakan anugerah yang luar biasa dan pertama kami dapat. Ini bukti selama kurang lebih 25 tahun berkarya. Kami tidak sendiri,tapi didukung penuh oleh PT.Freeport Indonesia,” ungkap Luluk.

Diharapkan dengan anugerah tersebut akan memberikan motivasi kepada semuanya untuk meningkatkan kepedulian dalam menjaga, melestarikan seni dan budaya yang ada di Timika. Dan juga diharapkan dapat meningkatkan manfaat ekonomis bagi masyarakat.

Perwakilan PT. Freeport Indonesia Manager Comunication Relations Richardo Komul memberikan apresiasi dan selamat kepada Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe atas pencapaian yang diterima.

"Ini bukan kaleng-kaleng, dengan upaya yang sudah berjalan lama kita lihat hasilnya mereka sudah capai pencapaian tertinggi dari kemendikbud," ujar Richard.

Dikatakan, PT. Freeport Indonesia mendukung Yayasan tersebut sejak tahun 1996, sehingga sudah beberapa kali kegiatan dilakukan seperti Kamoro Kakuru dengan membuat mbitoro, lomba dayung dalam sungai, serta festival asmat.

"Semua itu Freeport mendukung dan terlibat, ini menunjukkan bahwa Freeport bekerja di tempat dimana masyarakat berada, Freeport mengapresiasi dan mendukung pengembangan budaya itu," katanya.

PT. Freeport punya komitmen untuk mendukung budaya lokal, dimana perusahaan beroperasi juga komitmen dari Freeport untuk standar praktek Internasional. Dimana praktek perusahaan tersebut harus mengembangkan pelestarian budaya dimana perusahaan itu beroperasi.

"Dan dalam hal ini Freeport di segi pengembangan budaya tetap mendukung dan mensupport seni dan budaya di Mimika," katanya.

Anugerah Kebudayaan Indonesia adalah program apresiasi/penghargaan tahunan dibidang kebudayaan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada individu, kelompok, dan/atau lembaga yang berkontribusi, berprestasi dan berdedikasi tinggi terhadap upaya Pemajuan Kebudayaan (Pelindungan, Pengembangan, Pembinaan dan Pemanfaatan) Indonesia. Program tahunan yang telah berlangsung sejak tahun 2012 ini menjadi bentuk komitmen pemerintah terhadap Pemajuan Kebudayaan dalam rangka pembangunan jati diri dan penguatan karakter bangsa Indonesia.(feb)