BERITA UTAMAMIMIKA

Mulai Berlaku 1 Februari 2022, Wakil Bupati Mimika Soroti Perubahan Jam Penerbangan Garuda

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Mulai Berlaku 1 Februari 2022, Wakil Bupati Mimika Soroti Perubahan Jam Penerbangan Garuda

Share this article
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob

Timika, fajarpapua.com – Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menyoroti perubahan jam penerbangan maskapai Garuda Indonesia khususnya rute Jakarta-Makassar-Timika-Jayapura dan sebaliknya yang akan berlaku efektif mulai 1 Februari mendatang.

Sekedar untuk diketahui, terhitung mulai 1 Februari nanti penerbangan Garuda Indonesia 654 rute Jakarta-Makassar (Ujung Pandang) yang sebelumnya berangkat pada pukul 01.00 WIB dini hari akan dimajukan ke pukul 23.00 WIB atau jam 11 malam.

ads

Hal ini akan berdampak pada waktu tiba pesawat Garuda Indonesia di Bandara Mozes Kilangin Timika, termasuk waktu keberangkatan pesawat Garuda Indonesia baik ke Bandara Sentani Jayapura maupun saat kembali ke Makassar dan Jakarta.

Manajemen Garuda Indonesia beralasan bahwa perubahan jam operasi penerbangan itu dalam rangka menunjang konektivitas penerbangan.

“Garuda Indonesia mau membuat connecting flight. Dengan berangkat lebih awal dari Bandara Timika ke Makassar dan selanjutnya ke Jakarta maka penumpang bisa langsung terhubung dengan penerbangan berikutnya baik ke Surabaya maupun ke Denpasar,” jelas Wabup John.

Di sisi lain, dengan akan diberlakukannya perubahan jam penerbangan Garuda Indonesia tersebut, maskapai milik pemerintah itu kedepan hanya empat kali dalam sepekan singgah di Bandara Mozes Kilangin Timika yaitu pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu.

Penerbagan langsung ke Surabaya melalui Jakarta dilakukan setiap Senin, Rabu dan Jumat. Sementara penerbangan langsung ke Denpasar melalui Jakarta dilakukan setiap Jumat dan Sabtu.

Wabup John berharap warga bisa memanfaatkan rute penerbangan Garuda Indonesia yang sudah terkoneksi hingga ke Surabaya dan Denpasar itu. Apabila terjadi keterlambatan dan lain-lain maka hal itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak Garuda Indonesia.

Meski demikian, Wabup John meminta pihak Garuda Indonesia melakukan evaluasi terhadap penerapan rute yang terhubung tersebut.

“Kalau bisa nanti dievaluasi dalam satu bulan saja, jangan sampai memberatkan para penumpang karena rutenya terlalu panjang,” harap mantan Kadis Perhubungan dan Kominfo Mimika itu.

John berharap Garuda Indonesia terus memberikan pelayanan terbaik kepada para konsumennya dengan melakukan berbagai evaluasi terhadap kebijakan perubahan rute dan lainnya.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *