BERITA UTAMAMIMIKA

Pekerja di Bandara Mozes Kilangin Timika Mestinya Didominasi OAP, Dolfin: Coba Lihat Jayapura dan Makassar

cropped cnthijau.png
11807
×

Pekerja di Bandara Mozes Kilangin Timika Mestinya Didominasi OAP, Dolfin: Coba Lihat Jayapura dan Makassar

Share this article
IMG 20230131 WA0026
Bandara Mozes Kilangin Timika

Timika, fajarpapua.com – Salah satu tokoh pemuda dan juga pengusaha muda Mimika, Dolfin Beanal meminta agar Pemerintah Daerah Mimika merekrut kaum muda Papua untuk bekerja di area bandara Mozes Kilangin.

Menurutnya, bukan hanya ornamen patung atau kerajinan seni karya Papua yang dipajang di area bandara tersebut, tapi juga memperkerjakan anak muda asli Mimika – Papua.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

“Kita punya anak muda miliki kemampuan, sehingga saya rasa mereka juga layak dipekerjakan di area bandara, supaya kalau orang luar datang bisa melihat bahwa banyak anak negeri Asli Papua bekerja disana,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (16/4)

Dia mengatakan, saat dirinya berpergian seperti ke Jayapura, Makassar atau daerah lain di Indonesia, Pemda setempat banyak mempekerjakan masyarakat asli di area bandara.

“Beda Jayapura dan Makassar banyak rekrut orang lokal. Kita Mimika tidak seperti itu. Padahal anak OAP punya kemampuan, kasih anak-anak negeri bekerja supaya kalau ada orang luar transit kesini mereka melihat kalau anak negeri mampu bekerja di daerahnya. Jadi ada warna yang bagus ketika kita turun di bandara,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, untuk area berjualan di bandara juga diisi ornamen Papua.

“Semoga pemerintah bisa melihat bahwa di wilayah Mimika anak muda kita punya banyak potensi, dan mereka mampu bekerja untuk negeri mereka, mampu bersaing sehingga anak negeri juga bangga menjadi tuan rumah di negerinya sendiri khususnya Kabupaten Mimika,” katanya. (moa)

Responses (3)

  1. setuju sekali, kebetulan sya mengajar di pesisir Mimika sudah 10 tahun….sya sering merenungkan hal ini, sering komunikasi dgn anak2 didik sya dulu di Ararau mereka butuh pekerjaan juga smntra kuliah krn mereka sndiri yg biayai hidup mereka. sya bangga ada 1 murid sya yg bkjra di bandara baru sambil dia kuliah, mohon diperhatikan anak2 kita ini. masih bnyak yg butuh pekerjaan.

  2. Bulan maret ke Timika, sy pun melihat hal ini. dan bertanya dlm hati kenapa tdk ada anak asli yg bekerja di dlm bandara, miris skali..! mohon perhatian pemda setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *