BERITA UTAMANASIONALPAPUA

Pagi Ini, Satu Prajurit TNI serta Seorang Warga Sipil yang Ditembak KST di Puncak Berhasil Tiba di Timika

cropped cnthijau.png
4
×

Pagi Ini, Satu Prajurit TNI serta Seorang Warga Sipil yang Ditembak KST di Puncak Berhasil Tiba di Timika

Share this article
Caption: Dua korban saat di evakuasi
Caption: Dua korban saat di evakuasi

Jayapura, fajarpapua.com – Proses evakuasi dua korban penembakan Kelompok Separatis Teroris di Ilaga, Puncak berhasil dilakukan pagi ini, setelah sempat tertunda karena cuaca.

Evakuasi dilakukan bersama semua pihak demi kemanusiaan, proses evakuasi 2 korban penembakan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) pada Senin (21/2/2022) berlangsung aman, lancar dan sukses, bertempat di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak.

Ads

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H. M.H dalam keterangannya mengungkapkan kegiatan evakuasi 2 korban penembakan oleh KST dari wilayah Kabuaten Puncak menuju Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika dilakukan pada pukul 07.30 Wit dengan menggunakan Hellycopter Carakal TNI-AU EC-725/HT-7203.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak tanpa terkecuali yang telah membantu proses evakuasi, sehingga dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih.

Dikatakan dia, demi kemanusiaan semua tergerak dan peduli untuk membantu masyarakat dan aparat keamanan yang telah menjadi korban aksi teror dari gerombolan separatis teroris di Papua.

Kedua korban penembakan tersebut merupakan warga sipil dan aparat TNI, akibat aksi teror penembakan disertai pembakaran oleh KST yang dilakukan pada hari Minggu (20/2).

Adapun nama-nama korban penembakan yaitu Personel TNI AU Satgas Lanud Kopasgat atas nama Praka Fermansyah (29) yang merupakan putra Asli Papua dari Suku Biak yang mengalami luka tembak pada bagian bahu sebelah kiri tembus punggung kanan, kondisi masih dalam sadar dan stabil.

Sedangkan korban masyarakat sipil merupakan Karyawan PT. MTT (Martha Tunggal Teknik) atas nama Glen Sumampaw (30) warga Manado yang mengalami luka tembak pada bagian bawah ketiak kiri, kondisi masih dalam sadar dan stabil.

Lebih lanjut Kapendam menjelaskan setibanya di Timika, kedua korban akan mendapatkan perawatan secara intensif dan berharap dapat segera pulih serta dapat beraktivitas kembali.

“Mohon doanya dari semua pihak semoga kedua korban dapat segera pulih, dan tidak ada lagi korban-korban berikutnya dari aksi teror yang tidak berperikemanusiaan dari gerombolan KST,” harap Kapendam XVII/Cenderawasih.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *