BERITA UTAMAPAPUA

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Berlumuran Darah Dalam Kamar Kos

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Berlumuran Darah Dalam Kamar Kos

Share this article
Polisi melakukan olah TKP
Polisi melakukan olah TKP

Jayapura, fajarpapua.com- Sesosok mayat perempuan ditemukan didalam sebuah rumah kos milik Bustam (69) yang terletak di RT 01/RW 02 Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, Sabtu (26/2) kemarin.

Ads

Saat ditemukan, korban yang diketahui bernama Kristina Gundigi (22) dalam keadaan posisi terlentang di lantai dan kepala berlumuran darah.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, melalui Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak mengatakan, polisi telah menangani kasus penemuan mayat di dalam kos tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait pelaku yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan mengambil keterangan awal para saksi di sekitar TKP,” kata Kapolsek Abepura.

Menurut AKP Lintong Simanjuntak dari keterangan saksi disekitar TKP, sekira pukul 04.45 WIT sempat mendengar suara teriakan korban dari dalam kamar kos.

Namun para saksi tidak berani memeriksa keadaan korban, mereka kemudian menghubungi pemilik kos dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Ketua RW setempat.

Kemudian ujar AKP Lintong Simanjuntak, mereka masuk mengecek situasi kedalam rumah kos dan melihat pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka.

Kemudian saksi dan pemilik kos menemukan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan kondisi korban terlentang di lantai dan kepala berlumuran darah.

“Kejadian tersebut langsung dilaporkan warga ke Pos Patmor IV Tanah Hitam dan dilanjutkan ke Polsek Abepura lalu kami datangi TKP dan selanjutnya memasang Garis Polisi guna mengamankan TKP,” ujarnya.

Sebelum korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Jayapura, terlebih dahulu dilakukan olah TKP oleh Tim Inafis Polresta Jayapura Kota yang dipimpin Wakasat Reskrim Polresta Jayapura Kota IPTU Heppy Salampessy.

“Kasus tersebut kini dalam penanganan polsek abepura, dimana diduga kuat korban meninggal dunia akibat dianiaya oleh pelaku yang kini sedang kami selidiki pelakunya berdasarkan keterangan para saksi disekitar TKP,” pungkas Kapolsek Abepura.

AKP Lintong Simanjuntak menghimbau kepada keluarga korban untuk tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan penyelidikan dan penyidikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Tidak perlu ada gerakan tambahan yang nantinya malah merugikan diri sendiri. Bila ada masyarakat mendapatkan informasi terkait pelaku kiranya dapat melaporkannya ke pihak kepolisian agar dapat diambil langkah-langkah dari pihak kepolisian selaku penegak hukum” tutupnya. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *