Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Hari Ini Pengumuman Kelulusan SMA, Sebanyak 377 Siswa Dinyatakan Tidak Lulus, Umumkan Sore Aksi Coret Baju Nihil

Pelaksana Harian Kepala DPPAD Papua Protasius Lobya
Pelaksana Harian Kepala DPPAD Papua Protasius LobyaFoto / PAPUA
Redaksi FP2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Pada Kamis (5/5) hari ini, secara serempak semua sekolah tingkat atas (SMA) di Provinsi Papua mengumumkan kelulusan para siswa.

Khusus di Timika, kebanyakan sekolah melaksanakan pengumuman kelulusan pada Kamis sore, akibatnya tidak banyak siswa yang berpawai coret-coret baju merayakan kelulusan.

Seperti halnya di SMA YPPK Tiga Raja Timika, pengumuman kelulusan dilakukan pukul 16.30 WIT, Kamis. Setelah pengumuman, para siswa kembali dengan tertib ke rumahnya masing-masing.

Sementara itu Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua menyebutkan sebanyak 20.511 siswa sekolah menengah atas (SMA) di Papya lulus ujian nasional tahun ajaran 2021/2022.

"Sedangkan siswa yang tidak lulus ujian sebanyak 377 orang. Total peserta ujian yang terdaftar sebanyak 20.888 siswa," kata Pelaksana Harian Kepala DPPAD Papua Protasius Lobya di Jayapura, Kamis.

Ia mengatakan, siswa yang tidak lulus dikarenakan memang tidak mengikuti ujian sekolah apalagi siswa yang berada di daerah konflik.
 
Menurut Protasius, kelulusan di Papua untuk SMA persentasenya sebesar 98,92 persen dan SMA Luar Biasa 100 persen.

"Jumlah SMA sebanyak 245 sekolah dengan tiga program studi yakni IPA dengan total peserta 10.569 siswa, IPS 9.876 siswa, dan Bahasa 443 siswa, sedangkan jumlah SMA Luar Biasa sebanyak delapan sekolah dengan total peserta 32 siswa," ungkapnya.

Ia mengatakan pelaksanaan ujian dilakukan dengan model tatap muka berbasis komputer atau kertas.

Dia menambahkan, untuk kelulusan jenjang program Paket C sampai saat ini belum dilaporkan oleh Dinas Pendidikan kota maupun kabupaten. Jumlah peserta ujian program Paket C sebanyak 4.188 siswa.(red/ant)