BERITA UTAMANASIONAL

Breakingnews : Angkut 784 Penumpang, KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape, Kondisi Penumpang Belum Diketahui

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Breakingnews : Angkut 784 Penumpang, KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape, Kondisi Penumpang Belum Diketahui

Share this article
IMG 20220517 WA0071
Postingan kapal tabrak karang di Perairan Ile Ape

Kupang, fajarpapua.com – Kabar mengejutkan datang dari PT Pelni.
Kapal Motor (KM) Sirimau kandas di perairan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/5) malam. Kapal dengan tujuan Maumere lanjut Makassar itu tertahan di atas karang menunggu air pasang menjelang tengah malam nanti.

Kabar kandasnya kapal tersebut beredar luas di media sosial. Para keluarga penumpang memohon agar segera dievakuasi.

ads

“Iya kapal itu kandas di perairan Ile Ape, Tanjung, di sekitar Desa Pailolon,” ujar Kepala Syahbandar Lewoleba Abdul Syukur Muklis kepada wartawan, Selasa (17/5) malam.

Abdul menerima kabar itu langsung dari awak kapal Sirimau. Dia juga mengakui sudah mendapat laporan dari PT Pelni Cabang Lewoleba, sesaat setelah kejadian itu. “Benar kita sudah terima koordinasi dari pihak Pelni,” ujarnya.

Kandasnya KM Sirimau ini diduga disebabkan surutnya air laut di sekitar perairan Palilolon, yang menjadi jalur lalu lintas semua kapal Pelni. “Karena air laut surut jauh makanya kandas,” ungkap Abdul

Ia menginformasikan, KM Sirimau sebelumnya sandar di Pelabuhan Laut Lewoleba pada pukul 14.00 WIT hari ini. Setelah selesai melakukan bongkar muat barang dan penumpang di Pelabuhan Embarkasi Lewoleba, kapal yang membawa 784 penumpang itu berlayar menuju Pelabuhan Laut Maumere di Sikka, sebelum ke Makassar.

Namun karena rutenya harus melalui jalur di wilayah Tanjung-Palilolon, kapal ini pun harus menabrak karang dan kandas.

“Itu daerah dangkal, apalagi saat musim air laut surut seperti sekarang. Sekitar pukul 14.31 Wita dikabarkan kandas,” sambungnya.
Kepala Syahbandar Lewoleba sudah memerintahkan KM Ganda Nusantara, kapal milik Pemda Lembata untuk menuntun gerak KM Sirimau. Saat ini kapten kapal dan para awak kapal masih menunggu sampai air laut pasang agar kapal bisa keluar dari perairan itu. “Pukul 22.00 Wita air pasang baru bisa olah gerak,” tuturnya.

Pihak Syahbandar juga belum bisa memastikan apakah ada kerusakan akibat karamnya KM Sirimau, termasuk keselamatan para penumpang.
“Setelah dari Lewoleba ke Maumere baru ke Makassar, dengan jumlah ABK sebanyak 55 orang,” ujar Abdul.(net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *