Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Akses Masuk Pelabuhan Pomako Dipalang, Penumpang Kapal Mengeluh, Terpaksa Jalan Kaki "Tabrak" Hujan dan Pecek

Penumpang dan pengantar terpaksa jalan kaki, akses masuk pelabuhan macet total.
Penumpang dan pengantar terpaksa jalan kaki, akses masuk pelabuhan macet total.Foto / MIMIKA
Redaksi1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Akses masuk Pelabuhan Pomako, Senin (27/6) pagi dipalang warga. Aksi pemalangan itu menyebabkan ratusan penumpang baik yang turun maupun naik kapal berdesakan ditengah hujan dan jalanan pecek.

"Sangat menyusahkan sekali. Kita yang tidak tahu masalah akhirnya ikut jadi korban. Terpaksa jalan kaki hujan-hujan, belum jalan pecek lagi," ungkap seorang warga, Edoardus Rahawadan kepada fajarpapua.com, Senin pagi.

Dia tidak mengetahui persis pemicu aksi pemalangan. "Saya kurang tahu kenapa," paparnya.

Sementara seorang aparat kepolisian dikonfirmasi terpisah mengatakan, pemalangan disebabkan adanya warga Pomako mabuk lalu menabrak mobil pikap.

"Yang palang kebanyakan warga Mimika Pantai, sampai sekarang belum dibuka," tuturnya.

Sejumlah penumpang meminta aparat kepolisian tegas. Sebab aksi tersebut mengganggu aktivitas publik. "Ini fasilitas publik, tidak boleh diganggu," papar seorang penumpang, Frengky.(ana)