BERITA UTAMAPAPUA

Bukan Hanya OAP, Masyarakat Nusantara Juga Demo Damai Save Lukas Enembe

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
6
×

Bukan Hanya OAP, Masyarakat Nusantara Juga Demo Damai Save Lukas Enembe

Share this article
351b42ca3b47ba8f5c5282480ce75b993873c5d347bfe65725caaf773e681a55.0
Herman Ade Samadayo

Jayapura, fajarpapua.com – Aksi Demo Damai bela Lukas Enembe yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat yang tergabung salam Koalisi Rakyat Papua (KRP) save LE, tak hanya diikuti oleh masyarakat asli Papua.

Terlihat juga beberapa elemen masyarakat Nusantara yang ikut serta menyuarakan aksi pembelaan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK RI.

Ads

Hal tersebut juga diperkuat oleh Herman Ade Somadayo selaku Koordinator Lapangan (Korlap) Nusantara KRP save LE. Ia mengatakan bahwa tidak hanya orang Papua yang menyuarakan pembelaan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Kehadiran saya merupakan keterwakilan dari masyarakat Nusantara, dan membuktikan bahwa tidak hanya orang Papua yang sedang menyuarakan aksi damai. Dimana saya mewakili dari Maluku Utara yaitu Tidore,” ujar Herman Ade Somadayo, usai aksi demo selesai (20/9) sore di Taman Imbi Kota Jayapura.

Selaku Korlap Nusantara, Herman berharap bahwa proses yang dilakukan KPK dapat transparan, tanpa intimidasi serta diskriminasi khususnya kepada Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Jangan seperti yang dilakukan kepada pemimpin-pemimpin kami, di tahun-tahun sebelumnya,” tegas Herman

Ia juga menegaskan bahwa aspirasi yang telah disampaikan dan diterima langsung oleh DPR Papua melalui Wakil Ketua I Yunus Wonda, akan terus pihaknya dikawal hingga sampai ke Pusat.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada DPR Papua bapak Yunus Wonda bersama teman-teman DPR lainnya, yang begitu cepat merespon kedatangan massa aksi, menerima aspirasi dan pembacaan tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi,” ucap Herman.

Korlap Nusantara juga memberikan aspirasi yang tinggi kepada KNPI Papua di bawah kepemimpinan Benyamin Gurik dan Koalisi Rakyat Papua (KRP) yang telah berhasil mengawal sekitar 10 ribu massa aksi damai tersebut.

“Atas kerja sama yang baik dan kompak tersebutlah semua berjalan dengan begitu indah dan damai, hingga massa aksi bubar dengan begitu tertib dan kembali ke rumah masing-masing,” pungkas Herman.(net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *