BERITA UTAMAMIMIKA

HUT ke 26 Kabupaten Mimika, Plt. Bupati John Rettob Ingatkan Filosofi untuk Mawasdiri, Serahkan Penghargaan Kepada Perintis

cropped cnthijau.png
9
×

HUT ke 26 Kabupaten Mimika, Plt. Bupati John Rettob Ingatkan Filosofi untuk Mawasdiri, Serahkan Penghargaan Kepada Perintis

Share this article
e0702e16 7e88 47ef 88f6 17ecf70c8e95
Foto: Febri Plt. Bupati Mimika Johannes Rettob dengan mengenakan pakaian adat saat membacakan amanat dalam upacara bendera HUT ke-26 Kabupaten Mimika.

Timika, fajarpapua.com – Memperingati hari ulang tahun ke 26 pada 8 Oktober, Pemda Kabupaten Mimika menggelar upacara gabungan di Kantor Pusat Pemerintahan Jalan Timika – Kuala Kencana SP3, Senin (10/7).

Istimewanya, para peserta upacara yang berasal dari lingkungan organisasi perangkat daerah instansi vertikal serta komponen masyarakat mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Upacara dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob selaku inspektur upacara dan bertindak sebagai komandan upacara Kasatpol PP Kabupaten Mimika, Rony Marjen.

Upacara diawali dengan pembacaan kilas sejarah Kabupaten Mimika oleh Plh. Sekda Mimika, Willem Naa dan selanjutnya sambutan Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Dalam sambutannya Bupati JR mengatakan 26 tahun merupakan usia yang cukup muda, usia yang masih remaja dan menuju ke tahap dewasa bagi sebuah kabupaten.

Sehingga lanjutnya ada beberapa makna filosofis yang patut direnungkan bersama untuk perbaikan masa depan terutama dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ada beberapa makna filosofis yang harus kita renungkan bersama yang pertama Filosofis Retrospektif, dengan peringatan hari ulang tahun ini kita berupaya untuk melihat masa lalu kita sebagai sebuah mata rantai sejarah, dan masa lalu sebagai pondasi yang sangat bernilai tinggi sebagai referensi sebagai pusat masa kini, saat ini, masa lalu dan masa depan,” ujar Bupati John Rettob.

Kemudian lanjutnya, Filosofis Instropektif yang mana dapat dijadikan sebagai sarana mawasdiri dan atau instropeksi dengan setiap perjalanan kehidupan Kabupaten Mimika secara khusus dapat selalu bermakna.

“Yang kedua Introspektif, peringatan hari ulang tahun kita jadikan sebagai sarana mawasdiri dan atau instropeksi diri dengan kemudian setiap perjalanan kehidupan kabupaten secara khusus selalu bermakna karena mampu memberikan jawaban atas persolan sekarang serta kita selalu responsif untuk tantangan di masa depan,” katanya.

“Kita melihat dan kita berupaya mendesain sebuah rumusan berlandaskan realita dan dinamika saat ini, tanpa melupakan peristiwa sejarah di masa lalu,” lanjutnya.

Dikatakan dalam perjalanannya Mimika yang awal berdirinya sebagai Kabupaten Adminstratif kurang lebih 4 hingga 5 tahun dan kemudian berubah menjadi kabupaten definitif atau kabupaten otonom, yang kemudian diisi perangkat perangkat yang cukup lengkap hingga sekarang.

“Begitu penuh perjuangan mereka waktu itu bapak ibu kita semua perintis kabupaten Mimika dan yang telah berjuang,” katanya.

Kabupaten Mimika sendiri berdiri sejak 8 Oktober 1996 dan kini telah berusia 26 tahun, waktu yang muda bagi berdirinya sebuah Kabupaten untuk terus selalu Instropeksi dan mawasdiri apa yang telah dilakukan pada masa lalu namun juga tidak melupakan sejarah di masa lalu.

“Apa yang kita lihat di masa lalu, apa yang kita lihat di masa kini dan apa yang harus kita buat dimasa depan untuk masyarakat Mimika,” katanya.

Pada kesempatan ini juga Plt. Bupati John Rettob mengingatkan kepada seluruh pegawai negeri, pejabat pemerintah, TNI/Polri, BUMN, BUMD dan seluruh lapisan masyarakat Mimika yang bekerja disektor apa saja untuk tetap selalu bekerja dengan hati.

“Mari kita bekerja dengan hati, instropeksi diri, apa yang sudah kita lakukan pada masa lalu, kita tingkatkan dan maju kedepan, layani masyarakat dengan hati. Kita hadir dan mau bekerja disini karena mau melayani masyarakat Kabupaten Mimika,” terangnya.

Dan di Tahun 2023 ujarnya, Pemda Kabupaten Mimika fokus melayani masyarakat yang berada di kampung-kampung, pesisir dan gunung

“Mulai 2023 kita layani masyarakat yang di kampung. Kita bangun dari kampung ke kota, Kabupaten Mimika cukup besar, jangan kita melihat Kabupaten Mimika hanya disekitaran Kota Timika saja,” ungkapnya.

“Kita harus hadir di kampung-kampung supaya mereka tahu bahwa pemerintah ada untuk mereka, momen ini kita pakai dan pada 2023 kita harus layani dengan baik. Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua yang telah berjuang membangun kabupaten ini, mari semua kita menjaga kamtibnas, agar menuju Mimika cerdas, aman damai dan sejahtera,” pungkasnya.

Kegiatan hari ulang tahun ke-26 Kabupaten Mimika juga diisi dengan pemotongan kue ulang tahun, pelepasan balon udara yang membawa tulisan HUT ke 26 Kabupaten Mimika, tak lupa juga peragaan senin tarian perang dan berbagai jenis tari lainnya seperti tarian seka dari adat suku Kamoro.

Dalam kesempatan itu Plt. Bupati Mimika atas nama Pemda Kabupaten Mimika juga menyerahkan penghargaan yang diberikan kepada pejuang perintis Kabupaten Mimika.

Plt. Bupati John Rettob dalam kesempatan itu juga menyerahkan secara simbolis hak kekayaan intelektual Suku Kamoro berupa Karapao, dan juga Hak Kekayaan Intelektual Mbitoro. (feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *