BERITA UTAMAMIMIKANASIONAL

Warga Kampung Mawokau Jaya Timika Tewas di Depan Hotel di Manado, Masih Pegang “Cap Tikus” Saat Ditemukan

cropped cnthijau.png
5
×

Warga Kampung Mawokau Jaya Timika Tewas di Depan Hotel di Manado, Masih Pegang “Cap Tikus” Saat Ditemukan

Share this article
b676a2c8 5019 422b baf3 da054f651108
Kasatreskrim Polresta Manado, Kompol Sugeng Wahyudi saat memberikan keterangan pers. Foto: Dok.

Timika, fajarpapua.com – Seorang warga Kampung Mawokau Jaya, Distrik Mimika Baru pada Jumat (4/11) kemarin ditemukan tewas di depan Hotel Divina Manado, Sulawesi Utara.

Korban yang diketahui bernama Paskalis A pertama kali diketahui oleh karyawan Hotel Divina yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sario, Manado. 

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Saat ditemukan mayat pria yang diperkirakan berusia sekitar 41 tahun dalam posisi tertelungkup tidak jauh dari hotel tempatnya menginap tersebut. 

Dari penelusuran fajarpapua.com, diketahui korban sebelum ditemukan meninggal di depan hotel terlihat dalam kondisi mabuk berat.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Sugeng Wahyudi Santoso yang disadur dari sejumlah media mengungkapkan korban memang menginap di Hotel Divina Manado. 

Namun korban kemudian keluar dengan alasan akan bertemu seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya. 

Setelah beberapa waktu, saat kembali ke hotel usai bertemu temannya korban sudah dalam keadaan mabuk berat dan bahkan masih memegang minuman keras jenis Cap Tikus ditangannya.

“Menurut beberapa karyawan hotel, korban kembali dengan sebotol miras jenis cap tikus di tangannya,” ujar Sugeng. 

Saat korban berada di depan hotel, lanjutnya, awalnya beberapa security sudah meminta korban untuk beristirahat dan kembali masuk ke kamarnya.

Namun saat itu korban menolak permintaan tersebut dan tetap bersikeras duduk di depan hotel hingga kemudian tertidur.

Namun sekitar 30 menit kemudian, saat dibangunkan oleh security korban tidak bergerak dan saat diperiksa ternyata sudah meninggal. 

“Saat ini korban sedang dalam proses pemulangan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga di Papua,” ujarnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *