BERITA UTAMAPAPUA

Patroli Aparat Gabungan Buka Palang Jalan di Dogiyai, Terkena Panah Empat Polisi Dievakuasi ke Nabire

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Patroli Aparat Gabungan Buka Palang Jalan di Dogiyai, Terkena Panah Empat Polisi Dievakuasi ke Nabire

Share this article
IMG 20221115 WA0060
Kabidhumas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal didampingi Kapolres Dogiyai saat melakukan patroli.Foto: Istimewa

Jayapura, fajarpapua.com– Pasca kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, aparat gabungan TNI-Polri terus menggelar patroli dan membuka palang jalan disejumlah titik menuju Distrik Kamu Selatan dan juga jalan Kampung Mawa.

Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, didampingi Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D. Tatiratu, dan anggota gabungan.

Ads

Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D. Tatiratu saat dihubungi Selasa (15/11) mengatakan, pihaknya sengaja melakukan patroli dan membuka palang untuk menstabilkan lagi aktivitas masyarakat yang tehenti akibat kerusuhan 12 November lalu.

“Jadi hari ini kita bukan palang supaya masyarakat bisa berbaur lagi, dengan masyarakat asli yang ada di sini baik dari Distrik Kamu Selatan maupun Kampung Mawa,” kata Kompol Samuel, Selasa (15/11).

Menurut Kompol Samuel, situasi Kamtibmas kembali berjalan normal, meski masih ada palang yang sengaja diletakan di jalan.

Dikatakan patroli dengan berjalan kaki juga dimaksudkan untuk mengecek pos-pos pengaman dari Personil TNI dan Polri serta mengecek TKP Perkantoran yang dibakar oleh Masa.

“Kami juga meninjau jualan mama-mama di Pasar Kampung Ikebo, ini menjadi bukti bahwa situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai mulai membaik,” pungkasnya.

4 Anggota Polisi Terkena Panah

Sementara itu 4 anggota Polri ysng dilaporkan terkena panah saat kerusuhan di Kabupaten Dogiyai telah dievakuasi ke Kabupaten Nabire untuk menjalani operasi.

“Ada 4 orang anggota yang terluka dan sudah dibawa ke Nabire serta sedang ditangani. Nanti setelah dilakukan operasi, kami akan segera mengevakuasi ke Kota Jayapura,” kata Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri.

Mathius membeberkan anggota Polri yang terluka akan segera dimutasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah anggota mengalami trauma.

“Saya sudah perintahkan bagi anggota yang terluka untuk dimutasikan, agar psikologi tidak terganggu,” terangnya.

Mathius menambahkan di Dogiyai saat ini sudah ada kurang lebih 1 kompi anggota Brimob untuk melakukan penjagaan.

Kapolda juga telah memerintahkan anggotanya untuk menangkap pelaku pengrusakan, pembakaran dan pembunuhan dalam insiden kerusuhan itu.

“Saya sudah minta kepada anggota tangkap pelaku pembunuhan. Penegakan hukum harus dilakukan sehingga masyarakat tidak main hakim sendiri,” tegasnya.

Mathius menuturkan kecelakaan lalulintas di Dogiyai dijadikan momen oleh masyarakat untuk melakukan pengrusakan, pembakaran bahkan membunuh. Dia mengklaim kerusuhan di Dogiyai sebagai aksi kriminal yang dilakukan sekelompok oknum masyarakat.

“Saya katakan kerusuhan itu merupakan aksi kriminal. Saya tidak ingin aksi kecelakaan itu dijadikan momen untuk membunuh bahkan membakar rumah hingga fasilitas publik. Saya ingin mereka yang terlibat harus ditangkap dan diproses hukum,” ujarnya. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *