BERITA UTAMAPAPUA

Bupati Dumupa Minta Kasus Kerusuhan di Dogiyai Diproses Secara Hukum

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Bupati Dumupa Minta Kasus Kerusuhan di Dogiyai Diproses Secara Hukum

Share this article
IMG 20221117 WA0042
Pemerintah Kabupaten Dogiyai bersama pejabat utama Polda Papua dan Polres Dogiyai menggelar pertemuan membahas situasi Kambtibmas di Dogiyai

Jayapura, fajarpapua.com–Pemerintah Kabupaten Dogiyai bersama pejabat utama Polda Papua dan Polres Dogiyai menggelar pertemuan membahas situasi Kambtibmas pasca kerusuhan beberapa hari lalu.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D, Tatiratu serta pihak terkait.

Ads

Dalam pertemuan itu, Bupati Dogiyai menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya seorang anak berusia 5 tahun akibat kecelakaan lalu lintas dan juga meninggalnya seorang warga yang menjadi korban kerusuhan.

Dirinya juga mengatakan, selaku Bupati Dogiyai sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi dan tentu semua tidak mau itu terjadi. “Tentunya peristwa ini tidak diinginkan siapapun, tetapi faktanya telah terjadi karena itu saya sangat menyayangkan peristiwa ini,” kata Yakobus.

Lanjutnya, dalam masalah yang terjadi itu terdapat 2 kasus yang berbeda yakni kecelakaan lalu lintas dan kerusuhan.

“Yang pertama kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang anak meninggal dunia. Kedua adalah kekerasan yang dilakukan oleh massa dimana terjadi pembakaran, kemudian tindakan pembunuhan dan tindakan kekerasan yang lainnya,” ucapnya.

Bupati Yakobus Dumupa, secara tegas menyatakan bahwa sesungguhnya kasus kecelakaan dengan kasus yang lain tidak ada kaitan apapun karena kasus itu dalam penyelesaian ini kedepan. Kasus kecelakaan lalu lintas harus diselesaikan sendiri dan sama halnya dengan kasus kekerasan itu harus diselesaikan sendiri.

“Dengan tegas saya meminta supaya kedua kasus ini dapat diselesaikan melalui proses hukum,” tegas Bupati Dogiyai.

Menurutnya, banyak orang telah menjadi korban dan kehilangan tempat tinggal tempat usaha termasuk pemerintah juga mengalami kerugiann yang sangat besar karena kantor telah dibakar dan tindakan seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi, karena itu dirinya sangat mengutuk tindakan yang terjadi.

“Saya berharap kejadian ini tidak tejadi lagi dikemudian hari, kejadian kali ini harus menjadi yang terakhir kali dan tidak boleh hal semacam ini terjadi lagi,” imbuhnya.

Bupati Dogiyai juga meminta kepada pihak Kepolisian menjelang natal dan tahun baru agar mengambil langkah-langkah yang ketat dan situasi kamtibmas harus dikendalikan dengan baik jangan ada ruang dimana siapapun yang melakukan aksi kekerasan.

Untuk itu, Yakobus Dumupa mengimbau kepada seluruh masyarakat Dogiyai agar tidak mengambil aksi-aksi yang merugikan semua orang.

“Jangan ada pemalangan jalan yang menghambat mobilisasi orang, karena itu mulai hari ini seluruh warga masyarakat Dogiyai tidak boleh melakukan tindakan pemalangan sepanjang jalan yang ada di Kabupaten Dogiyai,” imbaunya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pertemuan yang dilakukan untuk mengambil langkah-langkah kedepan terkait situasi Kamtibmas di Kabupaten Dogiyai.

“Kami lakukan pertemuan dan membahas langka-langkah apa yang harus dilakukan untuk mengembalikan situasi dan memulihkan ekonomi di Kabupaten Dogiyai,” kata Kabid Humas.

Terkiat situasi Kamtibmas, dirinya mengatakan sampai saat ini di Kabupaten Dogiyai relatif kondusif, aktifitas masyarakat mulai normal kembali.

Kombes Kamal menambahkan, aparat gabungan yang berada di Kabupaten Dogiyai juga meningkatkan patroli di seputarab kota untu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Situasi di Dogiyai ini dapat kami kendalikan dan situasi sekarang dalam kondisi aman dan nyaman aktifitas masyarakat berjalan dengan baik, tentu kami masih melakukan patroli ke titik titik yang ditentukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *