BERITA UTAMAPAPUA

Seorang Pelaku Utama Pelaku Pembakaran Perempuan di Sorong Ditangkap Polisi, 3 Provokator Masih Buron

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
11
×

Seorang Pelaku Utama Pelaku Pembakaran Perempuan di Sorong Ditangkap Polisi, 3 Provokator Masih Buron

Share this article
IMG 20230125 WA0072
FY saat dibekuk polisi.

Jayapura, fajarpapua.com- Salah seorang warga yang diduga pelaku utama pembakaran perempuan di Sorong, Papua Barat, Rabu (24/1/) kemarin ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong.

Kapolresta Sorong Kombes Pol Happy Perdana mengatakan pelaku pembakaran yang ditangkap diketahui berinisial FY.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

“Tadi pagi subuh tim kami sudah berhasil menangkap diduga pelaku utama pembakaran perempuan di Sorong kemarin,” jelas Happy Perdana,” Kamis (25/1/2023).

Kapolresta Sorong menyebutkan, FY diduga merupakan pelaku penyiraman dan pembakaran. “Pelaku kita tangkap tadi pagi saat sedang tidur di rumah saudaranya,” ungkap Kapolresta.

Ia menjelaskan, pihaknya sejak kemarin sudah mengetahui dan mengejar pelaku, namun karena situasi pada hari itu tidak memungkinkan melakukan penangkapan maka baru tadi ditangkap.

Sementara untuk pelaku lainnya, kata Happy Perdana, polisi hingga kini masih buron.

“Kita masih cari pelaku yang beli bensin, dan beberapa pelaku provokator lain. Nama-nama pelaku yang masih buron kita sudah pegang dan sedang dilakukan pengejaran,” katanya.

Kapolresta menjelaskan, pelaku yang masih buron berjumlah dua sampai tiga orang. “Kami himbau pada para pelaku agar menyerahkan diri ke polisi,” ajaknya.

Lebih lanjut Kombes Pol Happy Perdana mengatakan, untuk pelaku FY yang telah berhasil diamankan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Sorong karena mengalami luka bakar di bagian tangan. Setelah pelaku selesai menjalani perawatan atau sudah dinyatakan sehat baru dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Kapolresta menjelaskan pembakaran perempuan yang diketahui bernama Wage Suti (50) yang dituduh menculik anak di Sorong. Pembakaran terhadap korban karena para pelaku termakan berita hoax. “Para pelaku ini termakan berita hoax dengan adanya informasi penculikan anak di daerah Sorong. Padahal isu penculikan anak di daerah Sorong ini tidak benar,” jelas Kapolresta Sorong.

Ia sudah menghimbau kepada para Kapolsek di wilayah Sorong agar menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang tidak benar atau berita hoax terkait penculikan anak. “Perempuan yang dibakar ini bukan penculik anak, tapi karena masyarakat terprovokator langsung melakukan pembakaran secara spontanitas,” sebutnya.

Kapolresta Sorong Kombes Pol Happy Perdana menghimbau masyarakat di Sorong agar tidak percaya dengan berita-berita yang tidak benar atau belum dipastikan kebenarannya artinya berita tersebut hoax.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *