BERITA UTAMAPAPUA

Empat Jari Pemilik Bengkel Simpang Palopo di Intan jaya Putus Ditebas Parang, Polisi Dalami Kasusnya….

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
8
×

Empat Jari Pemilik Bengkel Simpang Palopo di Intan jaya Putus Ditebas Parang, Polisi Dalami Kasusnya….

Share this article
IMG 20230203 WA0053
Korban HR saat dievakuasi ke RSUD Nabire untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.Foto: Istimewa

Jayapura, fajarpapua.com– Polres Intan Jaya saat ini mendalami kasus pembacokan terhadap HR (33) yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) di Kampung Bilogai, Intan Jaya, Jumat (3/2) siang tadi.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mejelaskan, kejadian berawal saat pelaku yang berjalan dari arah Kampung Bilogai menuju Simpang Palopo.

Ads

Kemudian pelaku menghampiri korban dan tiba-tiba melakukan aksi pembacokan menggunakan 1 buah parang sehingga mengakibatkan korban mengalami luka bacok di bagian kepala sebelah kiri, lengan kiri dan 4 jari putus.

“Pada pukul 10.30 WIT, korban sedang melakukan beraktifitas memperbaiki sepeda motor di Bengkel Simpang Palopo miliknya sendiri dan secara tiba-tiba diserang oleh pelaku dengan menggunakan parang,” ucap Kabid Humas.

“Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku melarikan diri ke belakang tower Kampung Bilogai,” ungkap Kombes Benny.

Benny menambahkan korban langsung dibawa oleh rekannya menuju RSUD Intan Jaya dan selanjutnya dievakuasi ke Nabire untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

“Korban saat ini sudah berada di Kabupaten Nabire Untuk menjalani perawatan di RSUD Nabire” pungkas Kombes Benny.

Sementara Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri mengatakan, bahwa saat ini pihaknya tengah mendalami kejadian ini dengan mengumpulkan saksi-saksi yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut.

“Dari informasi yang didapat bahwa pelaku diperkirakan berjumlah satu orang, saat ini tim tengah melakukan pendalaman di lokasi. Pasca kejadian yang terjadi, situasi di Kabupaten Intan Jaya relatif kondusif,” terang Kapolres Intan Jaya.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *