BERITA UTAMAMIMIKA

1.700 Ton Beras dari Sulawesi Selatan Tiba di Timika, Stok Tiga Bulan Kedepan Aman

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
8
×

1.700 Ton Beras dari Sulawesi Selatan Tiba di Timika, Stok Tiga Bulan Kedepan Aman

Share this article
ee6f0c7f 52d6 4fbe 8228 1fde6efba26d
Tampak stok beras di gudang Kansilog Timika

Timika, fajarpapua.com – Stok beras untuk Mimika selama tiga bulan kedepan aman, hal tersebut setelah Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Timika menerima pengiriman 1.700 ton beras dari Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Kantor Bulog Timika, Riyadi Muslim saat ditemui di Kantor Bulog bilangan Jalan Yos Sudarso, Selasa (7/2) mengatakan, selain 1.700 ton tersebut akan ada pengiriman beras lagi untuk memenuhi kebutuhan beras di Mimika agar tidak terjadi kekosongan.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

“Stok beras kita untuk tiga bulan kedepan aman, tapi tetap ada penambahan beras untuk selanjutnya menjelang hari besar keagamaan aman,” katanya.

Ia mengungkapkan selain Mimika nantinya akan disuplai ke beberapa kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Jayawijaya, Puncak dan Kabupaten Yahukimo. Untuk Jayawijaya akan dikirim 250 ton beras.

“Kita juga ada bantu ke Wamena tapi cuma sedikit 250 ton. Sementara Kabupaten Puncak dan Yahukimo masih menunggu permintaan,” ungkapnya.

Lanjutnya, selain mensuplai beras ke beberapa kabupaten, Kansilog Timika juga bekerja sama dengan para pedagang untuk mengaktifkan Rumah Pangan Kita (RPK) tujuannya agar bisa menyediakan kebutuhan bagi masyarakat dengan harga yang bisa dijangkau sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“Selain itu, juga disediakan beras medium yang tersedia di kemasan berukuran 5 kg, dengan harga Rp 50 ribu.

“Kita juga sekarang gencar menggondol harga beras di pasaran, lebih banyak juga kita gelontorkan beras untuk operasi pasar, agar harga cenderung normal di Rp 10,250, cuma banyak pedagang yang jual diharga Rp 10 ribu per kilo,” ujarnya.(ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *