Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Dini Hari Tadi, Dua Rumah di Samping Pasar Sentral Timika Hangus Terbakar

IMG 20230807 WA0081
IMG 20230807 WA0081Foto / MIMIKA
Redaksi FP2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Dua unit rumah semi permanen ukuran 6x8 meter dan ukuran 8x16 meter yang terletak di lorong samping Pasar Sentral Timika hangus terbakar, Senin (7/8) pukul 02.00 WIT dini hari tadi.

Pemilik rumah ukuran 6x8 meter tersebut adalah Johan alias Lanturo asal Buton Sulawesi Tenggara. Sedangkan pemilik rumah ukuran 8x16 meter adalah Saturia Daeng Memang asal Makassar Sulawesi Selatan.

Kapolsek Mimika Baru Kompol Saidah Hobrouw mengatakan, penyebab kebakaran masih didalami. Namun dugaan sementara akibat konseleting listrik yang berasal dari rumah milik Johan alias Lanturo.

"Saat kebakaran rumah Johan alias Lanturo dalam keadaan kosong dikarenakan yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah," katanya.

Untuk kronologi kejadian, Kapolsek menjelaskan pada pukul 01.30 WIT pemilik rumah Ibu Saturia Daeng Memang bangun tidur untuk membuat kue namun tidak melihat api.

"Waktu itu hanya mendengar bunyi menyerupai balok kayu memukul bangunan rumah dan sempat mengira bahwa Johan alias Lanturo yang sedang membongkar bangunan rumahnya," ujarnya.

Kemudian Sri Rahayu anak kandung dari Saturia Daeng Memang sedang tidur di dalam kamar terbangun setelah mendengar bunyi alarm HP dimana dirinya bangun untuk membuat kue bersama ibunya.

Ketika bangun tidur dirinya melihat kepulan asap hitam di dalam kamar yang diduga berasal dari rumah Johan alias Lanturo yang berada persis di sebelah rumahnya. Ia menyampaikan kepada ibunya yang waktu itu berada di dapur bahwa terjadi kebakaran.

"Setelah itu yang bersangkutan membangunkan suaminya Gusriandi Gusti dan adik-adiknya yang sedang tidur di dalam kamar sambil berupaya menyelamatkan barang-barang berharga yang sebisa mungkin bisa diselamatkan," jelasnya.

Kapolsek menambahkan, api berhasil dipadamkan setelah petugas Pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Mimika menggunakan 3 Unit Mobil Pemadam tiba di TKP.

"Akses jalan menuju TKP sempit sehingga menyulitkan pemadam kebakaran masuk," ujarnya.(ron)