Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Bahas Kontigensi Pertolongan Kecelakaan Pesawat, SAR Timika Gelar Rakorda Tahun 2023

IMG 20231120 WA0127
IMG 20231120 WA0127Foto / MIMIKA
Redaksi3 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika menggelar Rapat koordinasi daerah (Rakorda) tahun 2023. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Bupati Mimika yang diwakili Asisten I Setda Mimika, Robert Kambu.

Rakorda dengan tema "Melalui rapat koordinasi SAR daerah dan pembuatan rencana kontigensi kita tingkatkan sinergitas dalam penanganan pencarian dan pertolongan secara terpadu pada kecelakaan pesawat udara" tersebut diselanggarakan di Hotel Horison Diana, Senin (20/11).

Hadir dalam kegiatan itu, unsur TNI-Polri, Pemda Mimika, pihak Bandara Mozes Kilangin Timika, Kepala Otoritas Bandara 10 Merauke, pihak maskapai, perwakilan PTFI, Airnav, dan tamu undangan lainnya.

Ketua panitia kegiatan, Charles Y. Batlajery dapam laporannya mengatakan tujuan kegiatan ini untuk membantu masyarakat menjalankan misi kemanusiaan dalam hal kecelakaan pesawat udara di wilayah SAR Timika.

Menurutnya, rapat koordinasi sebagai sarana menyamakan persepsi dan kesepakatan dalam kontigensi penanganan kecelakaan pesawat udara.

"Hari ini kita akan berdiskusi tentang metode berupa paparan dan diskusi dalam rencana kontigensi kecelakaan pesawat udara dengan total peserta sebanyak 59 orang," katanya.

Selanjutnya, mewakili Pemda Mimika Robert Kambu dalam sambutannya mengatakan, Mimika memiliki letak geografis yang cukup menantang seperti di wilayah pegunungan dan pesisir.

Dikatakan, moda transportasi sebagai urat nadi perekonomian masyarakat Mimika yang rentang dengan berbagai kasus kecelakaan baik di udara maupun perairan. Khusus moda transportasi udara sangat dibutuhkan masyarakat maka perlu dibahas dengan baik pada kegiatan rapat koordinasi ini.

"Jadi SAR hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Mimika dan membutuhkan kerjasama dengan potensi SAR. Kecelakaan itu datang kapan saja dan dialami oleh siapa saja, oleh karena itu kita harus waspada,"tuturnya.

Ia berharap semua pihak terlibat dapat bersinergi mendukung Basarnas menjalankan misi kemanusiaan.

"Mimika memiliki cuaca sangat ekstrim dan menyulitkan bagi pertolongan manusia sehingga melalui rapat ini dapat menghadirkan suatu solusi yang baik," ujarnya

Kemudian Kepala Kantor SAR Timika, George Leo Merchy Randang saat ditemui usai pembukaan kegiatan mengatakan, rapat koordinasi ini sebagai forum diskusi untuk menghasilkan ide inovatif dan menghasilkan hal baru.

"Saya harap rapat ini dapat menghasilkan output pada penanganan kecelakaan pesawat udara karena kita harus menyelamatkan jiwa manusia," ujarnya.

Ia mengungkapkan, Basarnas memiliki tugas dalam menyelamatkan jiwa manusia sesuai amanat undang-undang. Kemudian Basarnas juga memiliki kewajiban, memotivasi dan menguatkan potensi SAR di Mimika.

"Selama ini kerja sama dengan potensi SAR telah berjalan dengan baik seperti yang dilihat dalam upaya pencarian kecelakaan laut maupun udara di Kabupaten Mimika,"ungkapnya.

Ia menambahkan, upaya penyelamatan jiwa manusia selama ini telah berjalan dengan baik, dilaksanakan dengan cepat, akura, aman, dan mayoritas korban kecelakaan dapat diselamatkan berkat adanya tim SAR gabungan.

"Banyak sekali kecelakaan baik udara dan laut di Mimika yang menjadi atensi SAR Timika selama ini. Sehingga dengan digelarnya rapat koordinasi ini sangat penting untuk dilakukan. Komunikasi menjadi hal krusial dalam membangun sinergitas, oleh karena itu saya harap rapat koordinasi SAR tahun 2023 ini dapat berjalan dengan lancar serta melahirkan suatu ide,"ujarnya.(ron)