BERITA UTAMAMIMIKA

Tokoh Kamoro Minta Pemda Mimika Tertibkan Pendulang Ilegal Wakia, Jangan Hanya Fokus Perhatikan Kota Timika Saja

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
199
×

Tokoh Kamoro Minta Pemda Mimika Tertibkan Pendulang Ilegal Wakia, Jangan Hanya Fokus Perhatikan Kota Timika Saja

Share this article
Wamena Belum Aman! Dua Warga Dibacok Saat Berjualan (62)
Dua eksavator milik oknum kepala kampung yang digunakan untuk tambang emas ilegal Wakia.

Timika, fajarpapua.com – Tokoh Kamoro, Fredi Soni Atiamona menegaskan, hadirnya tambang Ilegal Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah hingga berbuntut pengusiran pendulang oleh kelompok bersenjata disebabkan minimnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan daerah itu.

Fredi menilai Pemda Mimika hanya fokus Pembangunan dalam Kota Timika saja dan mengaabaikan kondisi masyarakat pesisir.

ads

“Kejadian pengusiran di kampung Wakia itu ada sisi positif dengan begitu pemerintah harus melihat bahwa di daerah itu belum disentuh pembangunan, padahal di sekitaran situ ada masyarakat yang hidup,” ungkap Fredi saat ditemui fajarpapua.com, Senin (1/4).

Fredi mengaku tidak sependapat dengan anggapan bahwa sejumlah warga yang mengusir pendulang adalah KKB.

“Kita ini semua kulit sama dan juga tidak ada yang menunjukkan bahwa itu adalah KKB. Tapi kami harap dengan kejadian ini pemerintah membuka mata bahwa ada daerah yang dimasuki pendulang secara ilegal dan ini harus diperhatikan pemerintah,” ujarnya.

Jika pun kelompok warga bersenjata itu merupakan anggota KKB, Fredi menyatakan tidak sependapat dengan aksi tersebut.

“Ingat orang Kamoro tidak pernah berbicara tentang kemerdekaan Indonesia, ini menjadi perhatian khusus, kami minta bersihkan semua hal-hal negatif yang masuk ke daerah wilayah pantai khususnya Kamoro,” katanya.

Fredi mengemukakan, para pendulang yang masuk mencari makan mestinya ingat bahwa ada warga asli yang mendiami daerah itu.

” Mencari makan tidak apa-apa, itu sah-sah saja tapi jangan sampai mengambil secara berlebihan, dan tolong pemerintah tertibkan pendulang ini. Kalau kemarin tidak ada kejadian pengusiran kita tidak akan tahu kalau ada pendulangan ilegal di daerah itu,” ungkapnya.(moa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *