Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Sangat Paham Birokrasi Pemerintahan, John Rettob : Selama Saya Menjabat Tidak Ada Pejabat yang Dinonjobkan, Kecuali…

IMG 20240909 WA0007
IMG 20240909 WA0007Foto / MIMIKA
Redaksi FP2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Mantan Bupati Mimika Johannes Rettob membantah adanya pemberitaan yang menyatakan dirinya menonjobkan dan melantik pejabat secara diam-diam saat menjabat sebagai Bupati Mimika.

"Itu berita bohong, tidak benar (hoaks), itu pembohongan publik. Ini memang sengaja mungkin karena politik kah atau mungkin juga ada permainan-permainan di belakang," kata John Rettob kepada para wartawan, Sabtu (8/9).

Ia menegaskan, tidak satupun pejabat yang diganti selama dirinya menjabat sebagai Bupati Mimika. "Saya paham aturan, makanya tidak ada satupun pejabat yang saya ganti selama tiga bulan ini," tegasnya.

Tapi, lanjut dia, ada belasan pejabat yang mengundurkan diri dari jabatan dengan berbagai macam alasan.

"Seperti contoh Sekretaris Dinas Peternakan, dia mundur secara pribadi atas kemauan dia bukan saya nonjobkan, tetapi sesuai aturan kepegawaian jika mengundurkan diri saya harus mengeluarkan surat pemberhentian," paparnya.

"Saya lakukan sesuai prosedur. Saya bilang biar saja kosong dan saya tidak mau untuk memberhentikan dan mengganti mereka karena saya tidak mau membuat kesalahan dan nanti pak Pj Bupati yang mengeksekusi," tuturnya.

Ia mengungkapkan dari berita bohong tersebut ternyata ada surat yang dikirimkan kepada Kemendagri yang sifatnya tidak resmi. Namun surat itu dijawab oleh Kemendagri yang memerintahkan Gubernur Papua Tengah untuk melakukan pembinaan birokrasi di Mimika. Kemudian ada tim dari Gubernur datang melakukan investigasi ternyata dirinya tidak melakukan pergantian jabatan.

"Surat itu tidak resmi seolah-olah surat kaleng tapi Kemendagri menerima mentah-mentah. Selanjutnya kenapa bisa menanggapi surat yang tidak benar itu, harusnya difilter dulu. Mungkin ada mata rantai yang sengaja mempolitisasi ini," tegasnya.(ron)