Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

OPM Pecah Kongsi, Bantu Pembebasan Pilot Susi Air Tiga Nyawa Anak Buah Egianus Kogoya Terancam

IMG 20240922 WA0002
IMG 20240922 WA0002Foto / PAPUA
Redaksi FP2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kelompok TPNPB - OPM diduga pecah kongsi pasca pembebasan pilot susi air Philips Mark Martens, Sabtu (22/9) kemarin.

Bahkan Jubir Komnas TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan Kelompok TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Pimpinan Egianus Kogoya merupakan penghianat dan pengecut.

Tudingan Sebby ini disampaikan karena secara diam-diam Kodap III Ndugama berkomunikasi dengan TNI/Polri sehingga dan diduga mereka telah menerima uang.

"Egianus Kogoya dan kelompoknya terima uang suap dari TNI-Polri serta menghianati TPNPB Komando Nasional di 35 Komando Wilayah Pertahanan. Mereka adalah benar-benar kelompok kriminal yang menyandera pilot hanya demi uang. Itu sangat kurang ajar. Jadi mereka tidak jauh beda dengan pengecut, atau bencong," ungkap Sebby, Sabtu (21/9) kemarin.

Ia juga mengungkapkan Egianus Kogoya dan kelompoknya merupakan penghianat kepada TNPB.

"Itu sama saja mereka menyerah dan tunduk kepada TNI-Polri. Ya sangat jelas, mereka serahkan pilot ke TNI-Polri, berarti mereka terima uang suap. Kami bisa buktikan," ucapnya.

"Itu kurang ajar, akibat penyanderaan pilot, banyak rakyat jadi korban tapi mereka tidak bertanggungjawab dan menyerah ke NKRI," sambungnya.

Sebby menjelaskan TPNPB-OPM akan membalas penghianatan yang dilakukan oleh kelompok Egianus Kogoya, dan tiga orang anggota Kodap III Ndugama juga akan menjadi target.

"Penghianat akan mati karena hukum karma, dia telah menghianati TPNPB Komando Nasional, dan kecewakan pejuang serta rakyat Bangsa Papua," pungkas Sebby. (moa)