Timika, fajarpapua.com - Meskipun Egianus Kogoya, komandan Kodap III Ndugama Derakma sudah dibantah menerima suap dan pembebasan pilot Susi Air murni demi kemanusiaan, namun Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim sudah tidak mempercayai Egianus pasca pembebasan pilot asal Selandia Baru tersebut.
Oleh Jubir TPNPB Sebby Sambom, Egianus dituduh secara diam-diam bekerja sama dengan keluarga serta eks bupati Nduga tanpa berkomunikasi dengan TPNPB membebaskan Pilot Philip Mark Mehrtens.
Sebby menegaskan Egianus akan diseret dalam sidang militer Komnas TPNPB.
"Saya sudah menjelaskan untung ruginya penahanan pilot, jika kami bebaskan dengan cara kami, maka kami akan dihargai oleh masyarakat internasional, dan pintu diplomatik akan terbuka. Tetapi jika pilot dibunuh, maka kami akan dikecam oleh masyarakat internasional. Hal-hal ini saya sudah jelaskan dalam video call via whatsapp dengan jelas dan detail," ungkap Sebby, Minggu (29/9)
Lanjut dia, usai diberikan penjelasan, dirinya mendapat kabar bahwa Egianus berkhianat dan lebih mendengarkan mantan bupati Nduga Edison Gwijangge.
"Kami cek ternyata Egianus Kogoya lebih dengar Edison Gwijangge yang merupakan agen intelijen militer dan polisi Indonesia. Jadi kami sudah umumkan bahwa Egianus Kogoya dan kelompoknya adalah pengkhianat yang mengharumkan nama baik Indonesia dan mengangkat wibawa militer dan polisi Indonesia dimata masyarakat international,"ujarnya
Ditanya perihal kabar dari Egianus Kogoya, Sebby menegaskan, pihaknya tidak akan mau tahu lagi tentang Egianus yang merupakan penghianat seperti tikus dalam got.
"Tidak akan, kami tidak akan mau tahu dengan Egianus, mereka tidak ada bedanya dengan tikus dalam got, yang mencari makanan di tempat sampah militer Indonesia," ucapnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya tidak akan memaafkan perbuatan yang dilakukan oleh Egianus.
"Jadi tidak ada yang perlu dimaafkan, saya orang kunci yang mengendalikan sayap militer TPNPB. Saya menerima rekaman video dan foto pada tanggal 21 September 2024 dari kelompok Egianus Kogoya, tetapi saya tidak mengirimkannya ke jurnalis, jadi semua media memberitakan di satu sisi, saya boikot dan tidak akan mempromosikan Egianus Kogoya dan kelompoknya," tegas Sebby
"Karena, saya juga satu-satunya orang yang memiliki hubungan baik dengan jurnalis dari seluruh dunia. Dan kami tidak akan berkompromi dengan pengkhianat yang mengkhianati kami," pungkasnya lagi. (moa)

