Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Cegah Penyakit Bovine Viral Diarrhea, Disnakeswan Mimika dan Karantina Pantau Ternak Sapi di Lima Distrik

IMG 20241126 WA0000
IMG 20241126 WA0000Foto / MIMIKA
Redaksi FP1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com– Guna mencegah masuknya Bovine Viral Diarrhea (BVD) atau Diare Ganas pada Sapi (DGS) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Mimika dan Balai Karantina Papua Tengah melakukan Pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK).

Pemantauan difokuskan di lima distrik di Kabupaten Mimika yang selama ini memiliki populasi ternak sapi masing-masing Mimika Timur, Mimika Baru, Wania, Kuala Kencana dan Iwaka.

Menurut Ketua Pemantauan HPHK T.A 2024, drh. Fardian Julio, pemantauan bertujuan untuk mengetahui daerah sebar hama dan penyakit hewan karantina (HPHK).

Dalam kegiatan ini lanjutnya tim telah berhasil mengumpulkan 85 sampel darah yang telah diuji di Laboratorium dan mendapatkan hasil negatif BVD.

“Harapannya hasil dari kegiatan pemantauan ini dapat menjadi referensi dalam penyusunan regulasi dan kebijakan pencegahan HPHK, bahan penyusunan daerah sebar HPHK dan sebagai bahan pertimbangan tindak lanjut bagi kegiatan pemantauan selanjutnya," ujarnya.

Untuk diketahui BVD telah menyebar di seluruh dunia termasuk di Indonesia dan khusus di Papua pernah menyerang ternak sapi di Kabupaten Keerom.

Meski pemerintah belum menetapkan kebijakan vaksinasi BVD, namun tindakan pencegahan dengan melakukan Pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina perlu dilakukan untuk mendeteksi lebih dini seroprevalensi dan faktor resiko mengenai infeksi BVD. (mas)