Jayapura, fajarpapua.com– Direktorat Lalu Lintas Polda Papua dan Polres Jajaran mencatat jumlah pelanggaran Lalu Lintas selama Operasi Lilin Cartenz Polda Papua tahun 2024, ada sebanyak 4.818 kasus atau 3 persen.
Pelanggaran lalu lintas yang diberikan teguran bagi pengendara sepeda motor maupun mobil pada tahun 2024 mengalami penurunan 3 persen jika dibandingkan tahun 2023 sebanyak 4.952 dan di tahun 2024 sebanyak 4.818.
“Untuk teguran pelanggaran Lalu Lintas yang ditemukan di tahun 2023 sebanyak 4.952 dan di tahun 2024 sebanyak 4.818, turun 3 persen. Korban meninggal dunia di tahun 2023 sebanyak 15 orang jadi korban, sedangkan di tahun 2024 sebanyak 15 korban sehingga tidak mengalami kenaikan maupun penurunan,”ujar Kapolda Papua Selaku Kaopsda Ops Lilin Cartenz 2024, Irjen Pol Patrige R. Renwarin, Sabtu (4/1/2025).
Kemudian, kata Kapolda, untuk korban luka berat di tahun 2023 sebanyak 38 korban dan di tahun 2024 sebanyak 46 korban, mengalami kenaikan sebesar 21 persen.
Sementara untuk korban luka ringan di tahun 2023 sebanyak 47 korban, dan di tahun 2024 sebanyak 85 korban sehingga naik 38 korban, dan mengalami persentase kenaikan sebesar 80,8 persen.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan lalu lintas tersebut juga menyebabkan kerugiaan materiil dimana di tahun 2023 sebanyak Rp. 219.000.000,- jika dibandingan tahun 2024 sebanyak Rp. 412.300.000,- sehingga selisih sebesar 192.400.000, dan mengalami persentase kenaikan sebesar 87,5 persen.
Selain itu adapun peningkatan dari hasil Giat Dikmas Lantas yang melalui media cetak, pada tahun 2023 sebanyak 67, sedangkan di tahun 2024 sebanyak 90, sehingga mengalami peningkatan sebesar 34%.
“Untuk media elektronik (Televisi, Radio, & Media Online), mengalami peningkatan sebanyak 35 persen, yakni pada tahun 2023 sebanyak 77, dan di tahun 2024 sebanyak 104, dan pada media sosial (facebook, twitter, Instagram, dan Website) juga mengalami penurunan sebanyak 9 persen, yakni di tahun 2023 sebanyak 703, dan di tahun 2024 sebanyak 642,” ujarnya.
Lanjud Kapolda, daerah yang rawan kecelakaan dan pelanggaran telah mengalami penurunan sebanyak 8 persen, yakni di tahun 2023 sebanyak 372, sedangkan di tahun 2024 sebanyak 344.
Ia mengatakan untuk Giat Preventif, pada pengaturan menurun sebanyak 5 persen, yakni di tahun 2023 sebanyak 3.374, dan di tahun 2024 sebanyak 3.205, dan penjagaan meningkat sebanyak 14 persen, yakni di tahun 2023 sebanyak 1.682, dan di tahun 2024 sebanyak 1.920.
Untuk pengawalan mengalami penurunan sekitar 25 persen, yakni di tahun 2023 sebanyak 768, dan di tahun 2024 sebanyak 577, dan patroli meningkat sebanyak 12 persen, yakni di tahun 2023 sebanyak 2.382, dan di tahun 2024 sebanyak 2.656.
Patrige selaku Kaopsda Ops Lilin Cartenz Polda Papua menyampaikan bahwa, data Perbandingan Anev Ops Lilin Cartenz Polda Papua Tahun 2023 - 2024 yang digelar terpusat itu dapat menimbulkan kesadaran lalu lintas bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan.
"Kami harap ada kesadaran masyarakat sehingga terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Provinsi Papua," harapnya.
Personel yang terlibat Ops Lilin Cartenz Tahun 2024 yang terbagi dibeberapa Satuan Tugas (Satgas) telah melaksanakan tugas secara bersama-sama dalam rangka menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Saya selaku pimpinan mengapresiasi kinerja para personel yang telah bekerja selama 13 hari dan semua berjalan dengan lancar, dan tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakholder TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat yang telah membantu aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas. Situasi Kamtibmas selama pelaksanaan Ops Lilin Cartenz 2024 berjalan dengan aman dan kondusif," tutup Kapolda Papua.(hsb)

