Timika, fajarpapua.com - TPNPB OPM mengklaim menembak perwira polisi berpangkat Inspektur di Kampung Eroma, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (1/2) pukul 19.00 WIT.
Akibat tembakan tersebut, korban yang belum diketahui identitasnya itu mengalami luka di mata dan dirawat di RSUD Dekai.
Peristiwa penembakan tersebut disampaikan oleh Jubir TPNPB OPM, Sebby Sambom dalam siaran persnya, Minggu (2/2).
Sebby mengungkapkan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo terkait dengan penembakan itu.
"Kami siap bertanggung jawab, aksi penembakan tersebut dilakukan oleh pihak kami,"katanya.
Sebby menyampaikan kepada aparat Militer Pemerintah Indonesia untuk tidak melakukan penangkapan dan penembakan serta intimidasi terhadap warga yang tak bersalah di wilayah konflik bersenjata di Yahukimo.
Selain itu juga TPNPB Kodap XVI Yahukimo sudah mengeluarkan pernyataan sikap bahwa, seluruh warga sipil, Imigran Indonesia untuk segera keluar dari wilayah konflik bersenjata di Yahukimo.
"Sekali lagi kami sampaikan kepada warga imigran Indonesia untuk segera keluar dari Yahukimo karena anda akan menjadi target pasukan TPNPB selama operasi berlangsung dan juga segera hentikan aktivitas anda karena tidak ada jaminan keamanan bagi anda oleh aparat militer pemerintah Indonesia di wilayah perang,"ungkapnya.(ron)

