Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

TP PKK Mimika Berbagi Kasih di Lima Kampung di Dístrik Jita, Wujudkan Visi Misi Bupati Bergerak dan Membangun dari Kampung ke Kota

Red Blue Modern Breaking News Youtube Thumbnail
Red Blue Modern Breaking News Youtube ThumbnailFoto / BERITA UTAMA
Redaksi FP3 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Mimika berbagi kasih menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ke lima Kampung di Distrik Jita di Kampung Waituku, Sabtu (6/12).

Rombongan yang dipimpin Sekretaris TP PKK, Ny. Sara Lisa, disambut Kepala Distrik Jita, Suto H. Rontini, beserta para Kepala Kampung dan masyarakat dari lima kampung (Waituku, Blumen, Sumapro, Wacakam, dan Wapu).

Momen haru terjadi ketika tim TP PKK melihat mama-mama kampung masih mengenakan seragam PKK tahun 2022 dengan rapi. Hal ini menjadi bukti semangat yang masih menyala meski minim pembinaan.

Dalam sambutannya, Ny. Sara Lisa menyatakan kehadiran mereka adalah perpanjangan tangan dari Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Membawa serta paket sembako lengkap berisi gula, susu, kopi, biskuit, dan sirup, TP PKK ingin memastikan sukacita Natal dirasakan hingga ke pelosok.

"Jangan dilihat berapa nilainya, tetapi lihatlah kepedulian Beliau berdua untuk masyarakat. Visi-misi Bapak Bupati adalah bergerak dari kampung masuk ke kota. Inilah bukti kepedulian itu," ujar Ny. Sara Lisa.

Diungkapkan, dua perahu khusus mengangkut sembako untuk memastikan setiap keluarga di lima kampung tersebut mendapatkan bagiannya. Penyerahan simbolis dilakukan langsung kepada mama-mama Ketua PKK Kampung, sosok yang dianggap sebagai manajer sejati dalam rumah tangga.

"Kenapa mama-mama yang terima? Karena kalau urusan perut, pasti mama-mama. Bapak-bapak cari uang, tapi pulang harus kasih masuk di noken mama. Kalau bapak-bapak yang kelola, pasti tidak cukup,"kata Ny. Sara.

Dikatakan kunjungan ini bukan akhir, melainkan awal. Ny. Sara Lisa berjanji akan membawa suara hati dari Jita langsung ke telinga Bupati, memotong birokrasi agar kebutuhan masyarakat lebih cepat terdengar.

"Tahun 2026, kita berharap bisa melakukan program kerja nyata di sini. Agar mama-mama tidak hanya mencari karaka, tapi punya skill yang terasah,"tegasnya.

Sementara Kepala Distrik Jita, Suto H. Rontini, mengungkapkan alasan strategis mengapa Kampung Waituku dipilih sebagai lokasi acara, bukan ibu kota distrik di Sempan Timur.

"Saya sengaja bawa Ibu-ibu dong ke sini. Jangan kita tunjukkan yang bagus-bagus saja. Yang tidak bagus jangan disembunyi, supaya bisa berubah," tegas Suto.

Ia menyoroti kondisi PKK di tingkat distrik dan kampung yang selama ini seolah "mati suri". Meskipun Dana Desa tersedia, kendala pemahaman dan kurangnya pelatihan membuat anggaran pemberdayaan sering kali tidak terserap maksimal.

"Uang banyak, tapi bingung mau dipakai bagaimana. Saya berharap kehadiran TP PKK Kabupaten bisa menjadi jembatan ke DPMK agar program pemberdayaan dan peningkatan kapasitas mama-mama di kampung bisa di-floating dan berjalan nyata," harap Kepala Distrik.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan dan diskusi hangat, menanamkan harapan bahwa pembangunan Mimika benar-benar dimulai dari senyum mama-mama di kampung pesisir.