Jayapura, fajarpapua.com – PT PLN (Persero) berhasil menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal di seluruh wilayah Tanah Papua.
Berkat persiapan yang matang dan kesiapsiagaan petugas di lapangan, umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan khidmat dan penuh suka cita.
Untuk memastikan keandalan pasokan listrik, PLN menetapkan masa siaga sejak H-10 Natal dengan berbagai langkah strategis.
Sebanyak 64 posko siaga disiagakan di seluruh Tanah Papua dengan dukungan 1.231 personel serta peralatan pendukung lainnya guna mengamankan pasokan listrik selama periode perayaan Natal 2025.
Keberhasilan PLN dalam menjaga stabilitas listrik tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah daerah.
Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, menyampaikan bahwa pasokan listrik yang stabil sangat menunjang kenyamanan masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan.
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah memberikan dukungan secara maksimal terhadap kelancaran penyelenggaraan perayaan Natal tahun ini,” ujar Yoseph, Sabtu (27/12).
Ketua Majelis Jemaat GPI Papua Petra Muli, Pendeta M. Belewawin, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah Natal di gerejanya.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pelayanan PLN yang begitu maksimal, dengan sepenuh hati memastikan listrik tetap menyala. Ini sangat bermanfaat bagi kami dalam seluruh rangkaian ibadah Natal tahun ini,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menyampaikan rasa syukur karena sistem kelistrikan selama perayaan Natal terpantau aman dan stabil.
“Kami bersyukur perayaan Natal tahun ini dapat berlangsung dengan terang benderang. PLN menyiagakan ribuan personel serta peralatan pendukung untuk memastikan umat Kristiani di Tanah Papua dapat beribadah dengan nyaman,” kata Diksi.
Ia menambahkan, prioritas utama pengamanan pasokan listrik difokuskan pada rumah ibadah, khususnya gereja-gereja, guna memastikan kelancaran Misa Natal.
Selain itu, fasilitas vital seperti rumah sakit, bandara, dan kantor pelayanan publik juga mendapat pengawasan ketat.
“Petugas kami tidak hanya memantau sistem secara digital, tetapi juga bersiaga langsung di lapangan, terutama di gereja-gereja besar. Puji Tuhan, beban puncak pada malam Natal dapat terlayani dengan sangat baik dengan cadangan daya yang memadai,” tutup Diksi. (Humas PLN)
