BERITA UTAMAMIMIKA

Jori Murib, Korban Tewas Konflik Kwamki Narama Ternyata Baru Datang dari Puncak, Kapolres: Gabung Kubu Newegalen

63
×

Jori Murib, Korban Tewas Konflik Kwamki Narama Ternyata Baru Datang dari Puncak, Kapolres: Gabung Kubu Newegalen

Share this article
Korban saat dibawa ke RSUD Mimika.

Timika, fajarpapua.com – Jori Murib, warga asal Kabupaten Puncak yang menjadi korban tewas akibat tertembus puluhan anak panah dalam konflik antarkelompok di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, ternyata baru tiba di Mimika.

Selain itu yang bersangkutan diketahui bergabung dengan kubu Newegalen sebelum insiden berdarah yang terjadi pada Minggu (4/1/2026).

iklan

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menjelaskan, korban datang ke Mimika pada 30 Desember 2025 lalu dan kemudian terlibat dalam konflik setelah diduga dalam kondisi mabuk.

“Informasinya korban baru datang dari Kabupaten Puncak, bergabung dengan kubu atas (Newegalen), kemudian dalam kondisi mabuk berjalan melewati batas perang dan akhirnya dikejar oleh kubu Dang,” ujar Kapolres Mimika, Senin (5/1).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah dengan puluhan anak panah tertancap di tubuhnya dan dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban saat ini masih berada di RSUD Mimika, sambil menunggu keputusan keluarga terkait lokasi pemakaman.

“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan pihak keluarga, apakah jenazah akan dimakamkan di Mimika atau dibawa kembali ke Kabupaten Puncak. Sempat ada penolakan dari kubu atas, sehingga jenazah sementara disemayamkan di RSUD Mimika,” jelasnya.

Kapolres menegaskan peristiwa tersebut akan diproses secara hukum karena masuk dalam kategori tindak pidana kriminal murni.

“Apabila unsur pidananya terpenuhi, pasti kami proses sesuai hukum. Ini bukan perang yang melebar, melainkan aksi spontan,” tegasnya.

Untuk mencegah konflik lanjutan, aparat gabungan TNI–Polri telah melakukan penyekatan dan pengamanan di sejumlah titik rawan di Distrik Kwamki Narama.

“Situasi saat ini kondusif. Sejak kemarin personel sudah kami siagakan dan dilakukan penyekatan guna mengantisipasi konflik susulan,” tutup Kapolres. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *