Timika, fajarpapua.com- Layanan internet berbasis fiber optik IndiHome milik PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dilaporkan mengalami gangguan besar di berbagai wilayah Indonesia sejak, Kamis (22/1) siang.
Gangguan jaringan ini menyebabkan koneksi internet tidak berfungsi atau sangat tidak stabil bagi banyak pelanggan.
Beberapa pengguna di platform komunitas daring melaporkan bahwa sejak sekitar pukul 12.00 WIB atau 14.00 WIT layanan internet, termasuk jaringan IndiHome dan koneksi seluler Telkomsel, “mati atau down se-Indonesia”.
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Telkom terkait penyebab gangguan ini, laporan historis gangguan jaringan di wilayah timur Indonesia menunjukkan sejumlah daerah yang rawan terdampak ketika terjadi gangguan jaringan besar, khususnya di wilayah Papua.
Daerah-daerah tersebut antara lain, Mimika, Asmat, Mappi, Nabire, Waropen, Merauke, Boven Digoel dan Kaimana.
Akun Instagram @jakut.info juga mengunggah informasi adanya gangguan jaringan Indihome disejumlah kota besar di Indonesia.
Bahkan warga di beberapa kota besar juga mengeluhkan sulitnya mengakses internet rumah mereka pada Kamis siang ini.
Banyak yang menyatakan ketika mencoba menghubungi layanan pelanggan melalui nomor resmi mendapat respons bahwa layanan tidak terdaftar atau tidak aktif, mempertegas bahwa gangguan kini dialami secara luas oleh pelanggan.
Gangguan ini berpotensi menghambat aktivitas digital sehari-hari masyarakat, seperti pekerjaan jarak jauh, pembelajaran daring, pembayaran digital, hingga media sosial.
Hingga berita ini diturunkan, Telkom Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan penyebab teknis maupun estimasi waktu perbaikan gangguan pada 22 Januari 2026.
Di forum daring, sejumlah pengguna menyatakan bahwa gangguan terjadi di banyak lokasi secara bersamaan, bahkan pengguna biasa menyebut bahwa gangguan tidak bersifat lokal tetapi mencakup berbagai area di Indonesia. (mas)






