Timika, fajarpapua.com – Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, membutuhkan tambahan fasilitas pengangkut sampah guna mendukung pelayanan persampahan secara optimal di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika Jefri Deda di Timika, Sabtu, mengatakan, saat ini armada pengangkut sampah milik DLH berjumlah 22 unit, terdiri dari 14 dump truk dan delapan truk arm roll yang selama ini melayani pengangkutan sampah di Mimika.
Ia menyebutkan, jumlah tersebut belum mampu mendukung penanganan sampah secara maksimal karena luasnya wilayah layanan, mulai dari Distrik Kuala Kencana hingga Distrik Wania.
“Kami minta penambahan tiga unit truk lagi untuk mengangkut sampah di wilayah Distrik Kuala Kencana, Distrik Kwamki Lama dan Mapurujaya Distrik Mimika Timur,” ujarnya.
Menurutnya, selain wilayah kerja yang luas, produksi sampah di Mimika juga cukup tinggi. Dalam satu hari, masyarakat Mimika menghasilkan sekitar 95 ton sampah sehingga penambahan armada angkut menjadi kebutuhan mendesak.
Dalam mendukung penanganan sampah, DLH Mimika juga didukung 185 tenaga kerja yang direkrut dan telah bekerja menangani persampahan di daerah tersebut.
Ia merinci, dari jumlah tersebut sebanyak 25 orang bertugas di Pusat Daur Ulang (PDU) dan 20 orang menangani sampah kompos. Sementara sisanya bekerja dalam pengangkutan sampah, diantaranya satu truk diawaki tujuh orang yang terdiri dari satu sopir dan enam tenaga angkut.
“Ini juga masih kurang, kami berharap ada penambahan tenaga pengangkutan sampah agar pelayanan bisa lebih maksimal,” tuturnya.
Jefri menambahkan, seluruh tenaga kerja tersebut menerima gaji setiap bulan dan telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka juga memperoleh tunjangan hari raya sesuai hari besar keagamaan masing-masing, pungkasnya.(ant/red)








Komentar (0)