Lewati ke konten utama

Perusahaan Pencari Emas Ilegal, Picu Konflik di Kapiraya Ilegal, Kapolda: Saya Perintahkan Keluar!

RedaksiPenulis
00.36 WIT1 menit baca7 dibaca
image
imageFoto / MIMIKA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Kapolda Papua Tengah Kombes Pol Jeremias Rontini menegaskan perusahaan pencari emas di Kapiraya beroperasi secara ilegal.

"Itu ilegal, makannya saya perintahkan keluar, tidak ada ijin keluar," tegas Kapolda saat ditemui di Mapolres Mimika, Kamis (26/2).

Menurut Kapolda dengan adanya perusahaan dan menggunakan alat berat yang memicu kerusuhan di Kapiraya.

"Dengan masuknya alat sedikit membuat kericuhan itu bahasanya masyarakat. Maka kita minta alat berat ditarik keluar karena memicu konflik dari pandangan kedua belah pihak," katanya.

Kapolda mengungkapkan, sebelum adanya perusahaan dan alat berat masyarakat disana hidup berdampingan dan melakukan pekerjaan pendulangan.

"Sebelum ada alat berat masuk mereka mendulang dan hidup berdampingan. Setelah alat berat keluar Kita duduk bersama masyarakat maunya seperti apa,"ungkapnya.

Kapolda menambahkan dirinya akan menuju Kapiraya pada Jumat (272) untuk memantau situasi.

"Besok saya kesana memantau situasi, kami sudah berkoordinasi dengan Pemda. Mari kita jaga Mimika dan Papua Tengah tetap kondusif,"ujarnya.(ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.