Timika, fajarpapua.com – Jenazah perempuan berinisial JL (30) yang diduga direkayasa gantung diri oleh suaminya besok akan dilakukan otopsi.
Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena Kamis (5/3) mengatakan, otopsi dilakukan sesuai permintaan keluarga korban usai melakukan pertemuan.
“Awalnya permintaan visum, tapi berdasarkan keputusan bersama pihak keluarga minta dinaikkan menjadi otopsi yang akan dilakukan besok siang,” ujarnya.
Menurut Lucky, terkait rencana otopsi tersebut pihak rumah sakit mendukung dengan menyediakan ruangan dan tim medis.
“Terkait proses otopsi kami dari pihak rumah sakit memfasilitasi ruangan kepada ahli forensik di kamar jenazah,” bebernya.
Lucky menambahkan tindakan otopsi akan dilakukan oleh tim forensik dari Polda Papua Tengah.
“Untuk pelaksanaan otopsi dilakukan oleh ahli forensik dari Polda Papua Tengah dibantu tim medis kami,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya seorang perempuan berinisial JL (30) yang awalnya dilaporkan meninggal gantung diri di Jalan Hasanudin, belakang GraPARI, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Rabu (4/3) malam, diduga merupakan korban tindak pidana penganiayaan.(ron)








Komentar (0)