Lewati ke konten utama

Israel Larang Kardinal dan Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus Saat Misa Minggu Palma

RedaksiPenulis
10.32 WIT1 menit baca27 dibaca
Israel Larang Kardinal dan Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus Saat Misa Minggu Palma
Foto / INTERNASIONAL
Bagikan berita ini
Aa

Israel kembali menimbulkan ketegangan di Tanah Suci setelah melarang kehadiran para pemimpin gereja dalam perayaan penting Minggu Palma di Gereja Makam Kudus, Yerusalem. Patriark Latin Yerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, bersama Kustos Gereja Makam Kudus, Pastor Francesco Ielpo, dilarang memasuki lokasi saat hendak memimpin misa, meski mereka berjalan tanpa prosesi resmi.

Dalam pernyataannya, Patriarkat Latin menyebut insiden ini sebagai kejadian yang jarang terjadi dan menandai pertama kalinya dalam berabad-abad para pemimpin gereja tidak dapat menggelar misa Minggu Palma di tempat suci tersebut. Mereka dihentikan polisi Israel secara mendadak dan tanpa alasan yang jelas, sehingga mereka terpaksa membalikkan langkahnya.

Pihak gereja menegaskan bahwa tindakan ini melanggar prinsip kebebasan beribadah dan menghormati status quo tempat suci, serta menyatakan keprihatinan atas dampak keputusan tersebut terhadap umat Katolik global. Patriarkat menyebut langkah ini sebagai tindakan tidak proporsional dan dipengaruhi oleh pertimbangan yang tidak semestinya, yang berlawanan dengan prinsip dasar kebebasan beragama.

Sejak pecahnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel pada 28 Februari lalu, Israel memang memberlakukan pembatasan ketat terhadap kegiatan publik, termasuk membatasi jumlah peserta di tempat ibadah dan acara keagamaan. Sebelumnya, kegiatan tradisional Minggu Palma dari Bukit Zaitun ke Yerusalem juga dibatalkan karena alasan keamanan, mengurangi kehadiran umat secara signifikan.

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.