Timika, fajarpapua.com – Musyawarah Pusat (Muspus) ke-IV Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) di Tanah Papua resmi digelar di Hotel Grand Tembaga, Jumat (17/4).
Kegiatan lima tahunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas serta merumuskan arah strategis organisasi ke depan.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Musyawarah Pusat ke-IV IKEMAL ini,” ujar Wabup Kemong saat membacakan sambutan.
Menurutnya, musyawarah pusat merupakan forum strategis bagi sebuah organisasi, tidak hanya sebagai ajang pertanggungjawaban dan evaluasi program, tetapi juga sebagai ruang demokratis untuk merumuskan visi, misi, serta langkah-langkah ke depan.
Lebih dari itu, kegiatan ini dinilai memiliki nilai penting dalam mempererat tali persaudaraan, memperkuat semangat kekeluargaan, serta menumbuhkan solidaritas di antara keluarga besar Maluku di Tanah Papua.
Dalam konteks Kabupaten Mimika sebagai daerah yang plural dan multikultural, keberadaan IKEMAL menjadi bagian penting dari kekayaan sosial yang turut berkontribusi menjaga keharmonisan dan stabilitas daerah.
“Organisasi kemasyarakatan seperti IKEMAL diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan, baik di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, maupun pemberdayaan masyarakat,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga mendorong agar melalui musyawarah ini, IKEMAL dapat melakukan evaluasi secara objektif terhadap program yang telah dijalankan, sekaligus menyusun program kerja yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Selain itu, seluruh keluarga besar Maluku di Tanah Papua diajak untuk terus menjaga nilai-nilai kearifan lokal, menjunjung tinggi semangat persaudaraan, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.
Pemkab Mimika menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk IKEMAL, guna mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Muspus IV Jadi Momentum Evaluasi
Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) di Tanah Papua menggelar Musyawarah Pusat (Muspus) ke-IV sebagai forum penting untuk memperkuat persatuan, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta menentukan arah baru di tengah dinamika pemekaran wilayah Papua.
Ketua Umum IKEMAL, Christian Sohilait, menyebut Muspus kali ini membahas tiga agenda utama, yakni laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pemilihan kepengurusan baru.
Namun lebih dari sekadar agenda organisasi, Muspus ini juga diharapkan menjadi titik balik untuk mempererat kembali persaudaraan warga Maluku di perantauan.
“Momentum ini harus menghidupkan kembali nilai ale rasa beta rasa, apalagi setelah dinamika politik pada Pilkada lalu sempat memunculkan perbedaan di internal,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya solidaritas warga Maluku agar tetap menjadi kekuatan positif di Tanah Papua, sekaligus berkontribusi nyata di berbagai sektor.
“Dimanapun orang Maluku berada, apapun profesinya, harus memberi kontribusi nyata baik sebagai aparat, guru, pekerja swasta, maupun di bidang lainnya,” tambahnya.
Di sisi lain, IKEMAL juga menyoroti persoalan sosial yang melibatkan sebagian generasi muda.
Evaluasi internal dinilai penting agar keberadaan warga Maluku di tanah rantau tetap membawa dampak positif.
Ketua Panitia Muspus IV, Dedy Pattiwael, menjelaskan Muspus merupakan agenda rutin lima tahunan yang juga menandai berakhirnya masa bakti pengurus pusat.
Ia menambahkan, meski Papua kini telah dimekarkan menjadi beberapa provinsi, IKEMAL tetap berdiri sebagai satu kesatuan organisasi dengan struktur kepengurusan daerah yang tetap mengacu pada AD/ART.








