Lewati ke konten utama

Banjir Bandang dan Longsor di China Tewaskan 9 Orang, 11 Hilang

RedaksiPenulis
20.45 WIT2 menit baca57 dibaca
Banjir Bandang dan Longsor di China Tewaskan 9 Orang, 11 Hilang
Foto / Internasional
Bagikan berita ini
Aa

Hujan lebat ekstrem yang mengguyur wilayah Chongqing dan sekitarnya menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor yang menelan sembilan korban jiwa di China. Bencana ini juga memaksa evakuasi sekitar 2.000 warga dari lokasi terdampak, dan hingga saat ini, proses penyelamatan masih terus berlangsung.

Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa hujan deras yang berlangsung sejak Sabtu malam hingga Minggu di distrik Yongchuan memicu banjir dan tanah longsor yang menghancurkan pemukiman warga. Banyak kota dan kecamatan mengalami kerusakan parah, dengan operasi pencarian dan penyelamatan masih aktif berlangsung. Beberapa rekaman menunjukkan banjir bercampur lumpur yang menghantam permukiman, sementara alat berat dikerahkan untuk membantu evakuasi dan penanggulangan bencana.

Data dari Pusat Iklim Nasional menunjukkan bahwa sejak awal musim hujan pada 1 April, curah hujan di China mencapai rata-rata 110,1 mm, atau sekitar 18,6% di atas normal. Fenomena ini menyebabkan rekor curah hujan di 76 stasiun meteorologi nasional, termasuk di Guangdong, Hubei, Jiangxi, dan Guangxi. Pakar iklim Sun Mingyang menyebut bahwa cuaca ekstrem ini disebabkan oleh sistem atmosfer utama, termasuk tekanan tinggi subtropis Pasifik yang kuat dan pengaruh udara hangat dari laut tropis, yang memicu curah hujan lebat di seluruh negeri.

Para ahli memperingatkan bahwa kondisi cuaca ini diperkirakan akan terus berlanjut, menambah tekanan pada upaya penanggulangan bencana dan memperkuat kekhawatiran akan dampak yang lebih luas terhadap masyarakat dan infrastruktur China.

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.