Papua Minta PT Freeport Bantu Jajaki Pembelian Catridge di Amerika Serikat

by -

Jayapura, fajarpapua.com

Pemprov Papua dan Satgas Pencegahan dan Penanganan (SGPP) COVID-19 meminta perusahaan pertambangan PT Freeport membantu menjajaki pembelian catridge untuk uji COVID-19 yang dibuat di Amerika Serikat.


 “Pembicaraan dengan distributornya di Jakarta hanya dijatah 150 catridge per minggu, padahal kebutuhan akan alat tersebut cukup tinggi mengingat saat ini di Papua terdapat 25 alat test cepat monokuler (TCM) yang tidak bisa beroperasi maksimal akibat keterbatasan catridge,” kata Jubir SGPP COVID-19 Papua dr. Sumule di Jayapura, Rabu.

Ia menjelaskan, bantuan Freeport sangat dibutuhkan karena alat tersebut dibuat di Amerika Serikat sementara kantor pusat perusahaan penambangan berada di negara tersebut.


 Catridge yang dibutuhkan cukup banyak karena tingkat pemeriksaan COVID-19 masih tinggi, kata Sumule seraya menambahkan, pemeriksaan dengan menggunakan TCM lebih cepat diketahui hasilnya yaitu hanya membutuhkan waktu dua jam sedangkan hasil PCR baru diketahui sekitar delapan jam.

BACA JUGA:  Penularan Covid 19 di Mimika Terus Menurun, Ini Total Pasien yang Meninggal Dunia


 “Kami sangat berharap PT. Freeport dapat membantu memasok catridge agar pemeriksaan dapat lebih optimal,” harap dr. Sumule.


 Saat ini ada 25 TCM yang tersebar di Kota Jayapura empat unit, Kab. Jayapura dan Mimika masing-masing tiga unit , Kab. Jayawijaya, Nabire, Biak dan Merauke masing-masing dua unit dan Kab Paniai, Supiori, Yapen, Asmat dan BLK Papua di Jayapura masing-masing satu unit.


 Sementara hingga Selasa (4/8) tercatat pemeriksaan sample baik melalui PCR maupun TCM sebanyak 29.259 sample.(ant)