Serang Anggota Polisi, Tiga Terluka Termasuk Warga Sipil

by -
Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw

Jayapura, fajarpapua.com

Insiden penyerangan dilakukan warga sipil kepada anggota Polri di Dekai menyebabkan dua anggota Polres Yahukimo terluka dan satu warga sipil mengalami luka tembak. 

 Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada wartawan, Senin mengakui, dari laporan yang diterima terungkap kasus penyerangan kepada anggota Polri yang terjadi Sabtu malam (8/8) di Dekai menyebabkan dua orang terluka dan warga sipil yang mengalami luka tembak.

“Karena saat hendak ditangkap mencoba melawan dengan melepaskan anak panah hingga anggota menggeluarkan tembakan peringatan.  Insiden itu berawal saat anggota yakni Briptu Ferdinand Wali menegur warga yang sedang berbicara dengan nada keras namun tidak terima dan menyerang anggota dengan kayu balok,”ungkap Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw.

Melihat ada anggota diserang, menurut Irjen Paulus Waterpauw, dua anggota yang sedang berada di sekitar lokasi mencoba melerai namun tiba-tiba ada warga turun dari kendaraan yang melintas dan membantu menganiaya anggota hingga menyebabkan mereka terluka. 
 Kapolda menyebut, anggota yang terluka yakni Aipda Mukharam Imanailo (40 th) mengalami luka memar dipunggung, paha kaki kanan dan kiri, lengan kanan serta ujung jari manis kanan putus akibat digigit (5 jahitan).

Sedangkan korban anggota Polri Briptu Ferdinand Arifin Wali (28 th), menurut Kapolda, mengalami luka memar di kaki dan tangan kiri.

“Keduanya sebelum dibawa ke RSUD Dekai sempat lari ke Mapolres Yahukimo dan melaporkan insiden yang mereka alami. Setelah mendapat laporan, kemudian Kasat Narkoba Iptu Rustan bersama anggota ke ke rumah pengemudi kendaraan namun yang bersangkutan melawan dan sempat mengambil panah dan busur serta melepaskannya kearah anggota,”jelas Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw.
 Akibat dari tindakan bersangkutan, lanjut Kapolda, anggota menggeluarkan tembakan peringatan.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250