Ayah dan Ibu Dikubur Bersamaan, 9 Anak Jadi Yatim Piatu

by -
Jenazah almarhum Nasarius Labetubun dan almarhumah Neventina Fatubun.

Timika, fajarpapua.com

Pasangan suami istri yang meninggal dunia di Kampung Kamoro Jaya (SP 1) Timika diduga akibat keracunan minuman keras sudah dimakamkan secara bersamaan di samping rumah duka pukul 14.30 WIT, Senin (10/8).

Nasarius Labetubun meninggal di RSUD Mimika pada Minggu (9/8), sedangkan istrinya Neventina Fatubun meninggal dunia Senin (10/8). Keduanya dimakamkan berdampingan.

Yang miris dari peristiwa itu, Nasarius dan Neventina meninggalkan sembilan orang anak, hanya si sulung yang sudah menikah, sedangkan 8 orang lainnya masih berusia remaja dan bocah.

“Kami keluarga masih fokus selesai kedukaan baru bicara tentang anak-anak. Sekarang anak-anak masih di rumah duka,” ungkap Edo Wenehen, keluarga kedua almarhum, kepada Fajar Papua, Selasa (11/8).

BACA JUGA:  Ijin Penjualan Miras Dimonopoli Satu Pengusaha, Bukti Pemda Mimika Bisniskan Nyawa Rakyatnya

Dikatakan, dari sembilan anak almarhum, perempuan yang sulung sudah menikah, sedangkan anak kedua baru saja tamat SMA, anak yang lain masih SD dan belum sekolah.

“Yang laki-laki satu tinggal di rumah neneknya di Tual, kalau yang lain di Timika,” ucapnya.

Anak keenam dan ketujuh kembaran, begitupula kedelapan dan sembilan juga kembaran. Usia mereka masih kecil belum sekolah.

“Kami benar-benar berduka, kasihan anaknya. Semua masih kecil-kecil,” tutur Edo.