Akses Dibuka, Karyawan Freeport di Tembagapura Bisa Turun Timika, Tapi Ada Syaratnya

by -

Timika, fajarpapua.com
Menjawab tuntutan ribuan karyawan PT Freeport, sub kontraktor dan privatisasi yang menggelar aksi blokade jalan tambang, akhirnya melalui rapat tertutup Selasa (25/8) Pemda Mimika dan Managemen PT Freeport Indonesia sepakat membuka isolasi.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng ketika dikonfirmasi Fajar Papua usai pertemuan di Hotel Grand Mozza, Selasa siang mengatakan, Pemda Mimika sudah meminta managemen Freeport untuk menyediakan bus SDO bagi karyawan yang hendak turun ke Timika.

“Sudah, mulai hari ini bus SDO sudah beroperasi. Tadi kami minta managemen buka kembali. Karyawan di Tembagapura dan yang demo-demo itu sudah bisa turun,” tukasnya.

Namun demikian, Bupati Omaleng menegaskan meskipun akses dibuka namun protokol kesehatan tetap diterapkan. Dimana, para karyawan yang turun atau naik Tembagapuura harus menjalani tes kesehatan. Jika suhu diatas 38 derajat harus rapid test dan PCR. Aturan tersebut berlaku untuk semua karyawan.

“Sebenarnya ini semua demi kesehatan mereka sendiri, keluarga dan kita semua. Pemerintah dan managemen punya niat baik,” paparnya.(mar)