Guru ke Sekolah Hanya Saat Ujian, Warga Sakit Tanpa Petugas Medis, Itu Nasib Warga Beanekogom Tsinga

by -
Tembagapura
Aktivitas belajar mengajar di SD dan SMP Tsinga berhenti total.

Timika, fajarpapua.com
Warga Kampung Beanekegom Tsinga Distrik Tembagapura hingga kini ketiadaan petugas medis dan guru. Apabila sakit, warga hanya berpasrah pada nasib.

Wilem Magal, tokoh masyarakat Tsinga kepada Fajar Papua, Minggu (3/9) mengemukakan, terhentinya aktivitas pelayanan kesehatan dan pendidikan di kampung tersebut terjadi sejak merabaknya isue covid 19.

“Waktu wabah covid, petugas medis dan pendidikan sudah meninggalkan tempat tugas dan sampai saat ini belum kembali beraktifitas untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Terkait hal itu, Wilem berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dan PT. Freeport Indonesia agar segera memerintahkan petugas medis dan pendidikan untuk kembali ke tempat tugas.

“Karena sekarang masyarakat hanya bisa pasrah pada nasib. Kalau sakit masyarakat tidak punya tempat berobat,” ujarnya.

Sementara intelektual Amungme, Antonius Beanal Amd Kep berharap
kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Kesehatan memerintahkan para petugas agar kembali mengabdi di kampung itu.

“Saya minta perintahkan guru guru SD Inpres Tsinga dan SMP Negeri Tsinga dan petugas medis yang belum sempat naik tugas untuk segera kembali. Tanpa guru dan tenaga medis kampung bisa lumpuh total,” ucapnya.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250