Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Wabup JR Minta Kormi Mimika Jelaskan Dualisme Kepengurusan, Ajak Semua Cabor Bergabung

Rettob
RettobFoto / MIMIKA
fajar Papua4 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com
Wakil Bupati, Johannes Rettob, S.Sos, MM mengajak Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Mimika agar melibatkan masyarakat dan merangkul semua cabang olahraga (Cabor).

Sejak berdiri di Kabupaten Mimika tahun 2014 lalu, Formi (Kormi) diperhadapkan pada tantangan menyadarkan kelompok-kelompok masyarakat agar bergabung bersama induk olahraga rekreasi tersebut.

Misalnya, beberapa waktu lalu ada kelompok mengadakan olahraga zumba. Ketika ditanya mereka mengaku belum bergabung dalam organisasi induk Kormi Mimika.

“Ini catatan buat pengurus untuk turun rangkul dan data semua kelompok zumba, aerobic dan lain-lain dalam satu cobor. Kelompok mereka sudah ada rangkul dan bina mereka sehingga keberadaan mereka jelas dalam satu organisasi besar seperti Kormi. Kormi harus turun sosialisasi kepada masyarakat mengenai kehadirannya," ujar Wabup JR saat pertemuan bersama pengurus Kormi di rumah jabatan wakil bupati, Kampung Karang Senang (SP 3), Jumat (2/10).

Orang nomor dua di Kabupaten Mimika itu mengemukakan, dirinya
mendapat laporan bahwa kepengurusan Kormi di Mimika ada dua versi.

"Pengurus harus jelaskan persoalan ini secara benar sehingga program ke depan dapat berjalan baik,” katanya.

Wabup JR mengemukakan selama ini Kormi belum dikenal masyarakat luas karena Kormi belum melibatkan masyarakat dalam ivent-ivent olahraga massal.

"Mimika harus buat Car Free Day dan distulah Kormi berperan dengan menampilkan zumba, gerak jalan sehat, senam sehat, olahraga disabilitas, senam jantung sehat dan lain-lain. Dengan moment Car Free Day maka masyarakat akan mengenal Kormi,” harap Wabup JR.

Kormi adalah jenis olahraga untuk semua usia dari anak-anak sampai manula. Sehingga sangat bagus jika organisasi tersebut benar-benar memasyarakat.

Soal pengajuan hak paten terhadap produk tarian lokal asal Kamoro, dia mengatakan sangat setuju supaya hak intelektual masayarakat setempat tidak diambil pihak lain.

"Kementerian Hukum dan HAM beberapa waktu lalu meminta Pemkab untuk mengajukan pendaftaran hak paten sebuah produk. Dengan hak paten atau hak cipta warga dapat royalti jika orang hendak memakai produk mereka ini," ucapnya.

Pemkab Mimika, lanjut Wabup JR sangat mendukung program yang diajukan Kormi. Terpenting program realistis dan detail yang bisa dikerjakan setiap tahun pada semua bidang, komisi, dan cabor.

Intinya saat ini kedudukan KONI dan KORMI berada dalam satu level. Kalau sebelumnya masih Formi, tepi sekarang berubah menjadi Kormi.

Pemkab pada semua tingkatan wajib memfasilitasi kehadiran Kormi karena Kormi diatur UU di Republik Indonesia ini.

"Semua usulan program dan anggaran silahkan dirasionalisasi ulang dengan program realistis setiap tahun, dan ajukan propsal ke Bupati Mimika. Silahkan pengurus cari waktu untuk bertemu dengan Bupati Mimika dan hanya bupati yang bisa beri disposisi untuk mengakomodir program dan anggaran Kormi kepada panitia anggaran," papar Wabup JR.

Sekretaris Kormi Mimika Habel Taime, SE MM mengemukakan, kepengurusan saat ini sudah ada perubahan.

Perubahan dilakukan dalam pertemuan Muslub yang dihadiri Ketua Kormi Provinsi Papua, drg Aloysius Giyai dan Ketua Umum Kormi Mimika, Ausilius You, SPd MM.

Perubahan terjadi pada beberapa nama dan SK sudah ada di pengurus. Perubahan kedua, saat Sekretaris Kormi Provinsi Papua ada di Timika dan meminta pengurus yang tidak aktif bekerja silahkan dganti dengan pengurus lain yang mau bekerja.

SK perubahaan masih ada di provinsi termasuk dengan Ketua Umum.

"Memang ketua umum secara administrasi melekat pada jabatan Sekda, tapi sekda Mimika selalu berubah-ubah maka sesuai hasil konsultasi pengurus Kormi Mimika dengan Pengurus Kormi Pusat dan pengurus Kormi Provinsi bisa ketua umum satu tingkat diatas Sekda. Untuk itu kami kormi Mimika memohon kesediaan Bapak Wakil Bupati menjadi Ketua Umum Kormi Mimika,” jelas Habel.


Habel juga menjelaskan akan menindaklanjuti permintaan Wabup John soal penataan pengurus, soal rangkul warga pencinta olahraga massal masyarakat dan olahraga rekreasi dan mengaktifkan pembinaan organisasi sampa ke distrik dan pembinaan cabor-cabor. Komisi dan cabor-cabor sudah terbentuk dan jika ada dukungan pemerrintah maka Kormi akan perkeatat pembinaan dan pendampingan ke cabor-cabor dan klub-klub oahraga rekreasi dan tantangan.


Habel menjelaskan beberapa waktu lalu, Kormi (Formi) Mimika sudah membentuk kepengurusan pada lima distrik yang bisa dijangkau. Kedepan Kormi akan turun kedistrik-distrik utnuk bentuk kepengurusan di sana.


Sementara itu Ketua Bidang Organisasi Maurts Istia memaparkan oganisasi Kormi dan dasar hukumnya, serta program-program Kormi yang melekat pada setiap bidang,komisi dan cabor-cabor. Juga pemaparan dari wakil ketua program dan Keuangan Kormi Abubakar memaparkan program dan usulan keuangan untuk tahun 202. Kemudian Ketua Bidang IT, Cristo Saklil memaparkan program berbasis IT sehingga kedepan pada masa pandemi segala kegiatan bisa dilakukan dengan mengedepankan teknologi informasi. (tim)