Timika, fajarpapua.com
Terhitung hingga Minggu (4/10), tahapan kampanye Pilkada 11 kabupaten di Papua sudah memasuki hari kesembilan. Hal itu sesuai PKPU No 5 Tahun 2020 tanggal 12 Juni 2020 tentang perubahan ketiga PKPU No.15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, dari pelaksanaan tahapan kampanye yang dilaksanakan sejak tanggal 26 September lalu hingga kini berjalan aman dan kondusif. Sesuai jadwal, tahapan kampanye akan dilaksanakan hingga tanggal 5 Desember 2020.
"Pengamanan oleh personil TNI-Polri disetiap tahapan terus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas. Kami bersama penyelenggara, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda terus mendeklarasikan kampanye damai dengan harapan semua tahapan dapat berjalan aman dan lancar," kata Kamal, Minggu (4/10).
Dijelaskan, dalam PKPU No 5 Tahun 2020 tanggal 12 Juni 2020, seluruh tahapan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid 19, dimana berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 11 tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19, yang menetapkan Covid-19 sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat dan wajib dilakukan upaya penanggulangan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, termasuk upaya untuk penyelenggaraan Pilkada sertentak.
"Kami berharap pelaksanaan tahapan kampanye di 11 Kabupaten tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana kebijakan Pemerintah baik Pusat maupun Daerah. Kita masih dihadapkan pada masa pandemi Covid-19, sehingga kamipun berharap para massa pendukung dari masing-masing pasangan calon untuk tidak bereforia berlebihan dengan mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M+1T yakni Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Tidak berkerumun sehingga kita semua dapat terhindar dari virus tersebut," ajaknya.
Dia berharap tahapan yang saat ini sedang dilakukan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
"Karena akan merugikan diri kita sendiri maupun orang lain yang ada disekitar kita," bebernya.
Menurutnya, pengamanan di masing-masing Kabupaten yang melaksanakan Pilkada akan terus dilakukan oleh TNI-Polri dengan dukungan para tokoh demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kita jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja dibangun untuk memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa. Situasi aman dan kondusif merupakan tanggungjawab kita bersama, pilihan boleh beda tetapi tetap menjaga persaudaraan. Siapapun yang menjadi pemimpin di daerah, sebagai warga negara yang baik kita wajib mendukung sehingga terciptanya kesejahteraan kedepannya," papar Kombes Musthofa.
11 Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Papua yakni Kabupaten Yahukimo, Mamberamo Raya, Pegunungan Bintang, Nabire, Keerom, Merauke, Asmat, Waropen, Supiori, Yalimo dan Kabupaten Boven Digoel.(ana)

