Destinasi Wisata Baru Mimika, Hutan Mangrove Potensial Hasilkan Pendapatan Asli Daerah

by -
Wisata Mangrove
Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mimika, Daniel Orun S.Pd

Timika, fajarpapua.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata menyulap kawasan hutan mangrove Pomako jadi kawasan andalan pariwisata yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Keberadaan hutan mangrove di pesisir Mimika dinilai sangat potensial. Saat ini hampir setiap hari, baik akhir pekan maupun hari libur, sebagian warga Mimika menyambangi tempat itu sebagai tempat wisata atau sekedar melepas kepenatan setelah seminggu bekerja.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mimika, Daniel Orun S.Pd M.Si kepada wartawan di ruang kerjanya mengatakan, pemerintah terus berupaya melakukan pembangunan kawasan wisata hutan mangrove Pomako.

“Saat ini pembangunannya baru 500 meter, dan tahun ini ada tambahan melalui dana DAK dari pusat. Kami persiapkan fasilitasnya dengan baik supaya warga yang datang merasa puas. Tempatnya dilengkapi WC, parkiran, dan gasebo-gasebo jika ada pengunjung yang ingin beristirahat setelah berkeliling,” ungkapnya.

Dijelaskan, untuk saat ini Pemkab fokus pada pengembangan destinasi wisata hutan mangrove.

“Yang lain kita belum sentuh apa-apa. Ini dulu kami kembangkan setelah kedepan jalan bagus dan memberikan kontribusi tinggal Pemkab lakukan pemeliharaan. Setelah itu Pemkab baru berpikir untuk buka yang lain lagi,” kata Daniel.

Ia mengemukakan, pihaknya baru membangun jalan penghubung sepanjang 500 meter dan beberapa gasebo serta fasilitas lainnya.

“Perlu ada penambahan sesuai master plan yang sudah dibuat. Gambar lokasi wisata hutan mangrove sesuai master plan itu berbentuk karaka (kepiting) dan yang baru dibangun baru satu sisinya tahun depan akan dikembangkan terus dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung,” ujarnya.