Polisi Minta Keterangan 3 Orang Terkait Penembakan Dua Pelajar di Puncak

by -
Evakuasi
Evakuasi pelajar SMK Gome yang menjadi korban penembakan dari Ilaga ke Timika, Sabtu (21/11).

Jayapura, fajarpapua.com – Kapolres Puncak AKBP Decky Saragih mengakui saat ini penyidik baru memintai keterangan dari tiga orang saksi terkait kasus penembakan yang dialami dua pelajar. 

Memang baru tiga orang yang dimintai keterangannya dalam hal kasus yang dialami Manus Murib, satu dari dua korban penembakan di pedalaman Kabupaten Puncak, Jumat (20/11).

 Saksi yang dimintai keterangannya diantaranya dua orang kepala distrik, kata AKBP Saragih kepada wartawan, Selasa. 

Kapolres Puncak yang dihubungi dari Jayapura mengakui belum bisa memastikan siapa pelaku penembakan terhadap kedua pelajar di pedalaman Kab. Puncak. Korban Manus Murib yang saat ini dirawat di RSUD Timika sempat menyatakan pelakunya mengenakan pakaian dan rompi serta helm hitam. 

Manus Murib sempat mengaku pelaku penembakan terhadap dirinya dan temannya Atanius Murib (meninggal) berpakaian dan berompi hitam serta mengenakan helm hitam, aku Saragih. 

Ketika ditanya tentang evakuasi jenazah Atanius Murib, Kapolres Puncak mengaku dari laporan warga sudah dimakamkan di kampungnya. Jenazah Atanius Murib sudah dievakuasi Senin (23/11) dansudah  dimakamkan, kata AKBP Saragih.(ant)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250