Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Tolak Mantan Pacar, Gadis 18 Tahun, Wajah Bonyok Dianiaya

korban penganiayaan
korban penganiayaanFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Malang benar nasib seorang gadis berinisial KW alias Karolina. Anak baru gede yang baru berusia 18 tahun tersebut mengalami cedera di wajah akibat dianiaya oleh mantan pacarnya sendiri.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di rumah kost korban yang terletak di Jalan Pendidikan, Jalur 1 pada Jumat (15/1) sekitar pukul 12.30 WIT.

Dari data yang diterima Fajar Papua di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa ini terjadi saat pelaku yang diketahui sebagai mantan pacar korban meminta balikan secara paksa.

Namun karena sejumlah alasan, korban tidak mau menuruti kemauan pelaku yang dikenal temperamen.

Mendengar penolakan korban, pelaku sangat kesal dan kemudian memukul korban di bagian kepala, wajah dan menendang perut berkali-kali.

Selamat aksi tersebut tidak berlanjut, karena warga disekitar lokasi kejadian mendatangi rumah kos karena mendengar teriakan korban.

Namun akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka dibagian kepala dan kedua matanya bengkak.

Kepada Fajar Papua, Karin salahsatu saksi yang juga teman kos korban menuturkan, pelaku memang diketahui sebagai mantan pacar korban. "Namun saya tidak mengetahui secara pasti identitasnya " ujarnya.

Menurutnya, pada saat kejadian korban sedang membantu dirinya mencuci pakaian. "Dia (korban) memang sering bantu saya entah itu cuci baju ataupun bantu masak," jelasnya.

Saat pelaku datang di kos lanjutnya, dirinya tidak mengetahui secara pasti. " Saat pelaku datang saya di kamar dan tiba-tiba ada keributan," jelasnya.

Saksi mengaku terbangun dari tidurnya karena mendengar teriakan korban. "Saya langsung bergegas datang ke korban karena mendengar teriakan korban di dapur," ujarnya.

Saksi itu lanjut Saksi, korban langsung meminta tolong dengan memeluk dirinya sambil terus teriak minta tolong. "Pelaku tetap memukul korban, bahkan saya juga terkena pukulan satu kali," ujarnya.

Aksi brutal tersebut berakhir, karena pelaku yang panik dengan teriakan korban, akhirnya melarikan diri.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi belum bisa memberi keterangan identitas pelaku. Mengingat, korban yang jatuh pingsan belum bisa dimintai keterangan. (rul)