Oknum Pejabat Disdikbud Mimika Dinilai Kelewatan, YPPK Dilindungi Otsus, Ajak Alumnus Lawan !!!

by -
Tumuka
Dr. Leonardus Tumuka

Timika, fajarpapua.com – Tokoh pemuda Suku Kamoro Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Dr Leonardus Tumuka menyesalkan adanya kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat yang menarik 13 orang tenaga guru berstatus ASN yang selama ini diperbantukan mengajar di SD YPPK Waonaripi Tiga Raja Timika.

“Kami sungguh menyesalkan hal ini, kebijakan-kebijakan yang mereka ambil sudah mempermainkan pendidikan di Mimika, kebijakan yang diambil sudah sangat kelewatan,” kata Leonardus di Timika, Selasa.

Leonardus merupakan putra pertama asal Suku Kamoro Mimika yang menyelesaikan pendidikan hingga ke jenjang doktor.

Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada University of the Philipines Los Banos, Filipina, tahun 2015 bidang Community Development.

Menurut dia, Disbud Mimika sudah seharusnya menjalin kemitraan yang lebih baik dengan sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan pendidikan swasta yang selama ini sangat berjasa membangun peradaban orang asli Papua.

Yayasan pendidikan swasta yang sangat berjasa membangun pendidikan generasi muda Papua sejak era kolonial Belanda, sebut Leonardus, seperti Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK), Yayasan Pendidikan Advent, Yayasan Pendidikan Persekolahan Gereja Indonesia (YPPGI) dan Yayasan Pendidikan Islam.

Bahkan kelima yayasan pendidikan swasta itu diakui secara resmi dalam UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua yang harus mendapat sokongan dan dukungan dari pemerintah daerah lantaran sangat berjasa dalam menghasilkan dan mencetak bibit unggul pemimpin Papua di berbagai bidang dan profesi.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250