Timika, fajarpapua.com - Polres Mimika berhasil mengidentifikasi, waktu dan jam favorit para pelaku kriminal terutama pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) melakukan aksinya.
Dari sejumlah kasus yang dilaporkan kepada pihak kepolisian diketahui, sebagian besar aksi pelaku Curanmor terjadi pada hari diakhir-akhir Minggu atau weekend.
"Modusnya sama pencurian pada malam hari dengan cara mendorong motor. Rata-rata kejadian pada malam hari terutama pada Jumat, Sabtu dan Minggu," ujar Kapolres Mimika I Gusti Gde Era Adinatha, SIK saat press release yang digelar di Mapolres Mimika,Rabu (3/2) lalu.
Menurutnya, kejadian Curanmor dari identifikasi pihaknya rata-rata terjadi diatas pukul 00.00 WIT dinihari atau diatas jam 12 malam. "Sedangkan TKP Curanmor kebanyakan terjadi di depan rumah, atau di dalam pagar rumah. Untuk itu, kami menghimbau warga saat menaruh barang-barang berharga agar memperhatikan keamanannya," kata Kapolres Era.
Untuk kasus Curanmor lanjut Kapolres, selama Januari 2021, Sat Reskrim Polres Mimika berhasil mengamankan tiga pelaku masing-masing berinisial, ML, GW dan MFR.
"Dari tiga pelaku Curanmor, kami berhasil mengamankan lima unit sepeda m motor, yang salah satunya milik Ketua MUI Mimika," urainya.
Dalam press release tersebut juga diungkapkan, tingkat kejahatan pada awal Tahun 2021 cukup tinggi sehingga menjadi sorotan warga. "Angka kejahatan ini meresahkan masyarakat Kota Timika. Untuk itu, kami meminta dukungan dan informasi warga, sehingga polisi bisa mengendus dengan cepat," jelasnya.
Kapolres Era juga meminta, warga menghidupkan serta membangun kembali Pam Swakarsa di lingkungan masing-masing. "Ini dimaksudkan sebagai upaya secara dini dalam mengendus semua bentuk kejahatan," ujarnya
Ditegaskan, menghidupkan kembali Pan Swakarsa tersebut sesuai dengan kebijakan Kapolri, Jenderal Sigit Sulistyo Prabowo. "Dimana polisi haru mengutamakan pemberdayaan Pam swakarsa di masyarakat. Hal ini sebenarnya sudah berlangsung lama di Timika, namun Polres Mimika perlu memanage lagi, perlu atur lagi supaya misi preditif, presisi, responsibilitiy, dan transparansi dan berkeadilan terwujud sehingga pelayanan dapat dirasakan masyarakat di Kabupaten Mimika," jelasnya.
Terkait mengaktifkan kembali Pam Swakarsa ini ujar Kapolres, saat ini Polres Mimika menggerakan masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat supaya dapat menghidupkan lagi pos pengamanan di tiap-tiap kampung. "Selama ini sudah banyak pemukiman warga yang bangun pos jaga bahkan Pemerintah Kampung Nawaripi juga telah menghibahkan tanah untuk Pospol, ini bentuk dukungan dari aparat kampung dalam mewujudkan keamanan di wilayahnya," tutup Kapolres. (mar)

